
Pantau - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mendorong Sekolah Rakyat Terintegrasi I di Kecamatan Hamparan Perak mengutamakan pendidikan karakter, pembelajaran berkualitas, dan lingkungan sekolah yang aman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo menegaskan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat harus didukung tenaga pendidik yang kompeten serta pendekatan pembelajaran yang humanis.
"Itu sangat penting diterapkan di Sekolah Rakyat," kata Lom Lom di Lubuk Pakam, Sabtu (10/10/2026).
Ia berharap para guru tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik siswa, tetapi juga memberikan perhatian terhadap perkembangan karakter dan potensi setiap anak.
Lom Lom menyampaikan hal tersebut saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi I Deli Serdang di Kecamatan Hamparan Perak.
Pemkab Deli Serdang Minta Guru Terapkan Pendekatan Humanis
Lom Lom menekankan pentingnya pendekatan yang penuh kepedulian dalam mendidik siswa Sekolah Rakyat.
Menurutnya, lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman diperlukan agar anak-anak dapat mengikuti pembelajaran secara optimal.
Ia juga berharap kehadiran kadet mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dapat memberikan pengalaman baru bagi para siswa.
Kehadiran para kadet diharapkan mampu menambah wawasan dan memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuan mereka.
"Dengan demikian, para siswa Sekolah Rakyat dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang mampu memotivasi mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta meraih cita-cita," katanya.
Pemerintah daerah menilai pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan siswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Sekolah Rakyat Terapkan Kurikulum Nasional dan Sistem MEME
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) I Terintegrasi Deli Serdang Reni Lasmaria Sinaga menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Program tersebut ditujukan untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Reni mengatakan kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat tetap menggunakan kurikulum nasional seperti sekolah pada umumnya.
Namun, pelaksanaannya dipadukan dengan kurikulum asrama untuk mendukung pembinaan siswa di luar kegiatan akademik.
Sekolah juga menerapkan sistem Multi Entry Multi Exit (MEME) yang mengatur mekanisme masuk dan keluar siswa dari sistem pendidikan sesuai ketentuan.
"Sistem pembelajaran kami seperti sekolah pada umumnya. Kami menggunakan kurikulum nasional dan kurikulum asrama, serta melaksanakan supervisi. Kami juga menerapkan sistem Multi Entry Multi Exit. Jadi, MEME bukan kurikulum tersendiri di Sekolah Rakyat, melainkan sistem yang mengatur mekanisme siswa masuk dan keluar," katanya.
Reni menegaskan bahwa MEME bukan merupakan kurikulum khusus, melainkan sistem yang memberikan fleksibilitas dalam mekanisme pendidikan siswa.
Program BERSUKA Fokus pada Pembinaan Karakter Setiap Sabtu
Selain menjalankan pembelajaran akademik, Sekolah Rakyat Terintegrasi I Deli Serdang memiliki program khusus untuk memperkuat pendidikan karakter.
Program tersebut diberi nama BERSUKA, singkatan dari Bersama Wali Asuh dan Wali Asrama Kesayanganku.
Kegiatan BERSUKA dilaksanakan setiap Sabtu dengan melibatkan wali asuh dan wali asrama dalam pembinaan siswa.
"Setiap hari Sabtu kami khususkan untuk pendidikan karakter anak bersama wali asuh dan wali asrama. Program ini kami namakan BERSUKA, yaitu Bersama Wali Asuh dan Wali Asrama Kesayanganku," katanya.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah memberikan ruang khusus untuk pembinaan karakter di luar pembelajaran akademik.
Sekolah Sediakan Taekwondo hingga Kelas Internasional
Sekolah Rakyat Terintegrasi I Deli Serdang juga menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pengembangan minat dan bakat siswa.
Kegiatan yang tersedia mencakup bidang olahraga, seni, akademik, dan organisasi kepemudaan.
Sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan sekolah meliputi:
- Taekwondo
- Karate
- Paduan suara
- Kelas olimpiade
- Kelas internasional
- Pramuka
- Palang Merah Remaja (PMR)
- Futsal
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar mata pelajaran utama.
Dengan perpaduan kurikulum nasional, pembinaan asrama, pendidikan karakter, dan kegiatan ekstrakurikuler, Sekolah Rakyat Deli Serdang berupaya mendukung perkembangan akademik serta potensi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
- Penulis :
- Aditya Yohan




