
Pantau - DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) periode 2025–2030 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, memperluas peluang usaha, dan mendorong kemandirian ekonomi warga ibu kota.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Bidang Perekonomian, Hilda Kusuma Dewi, menegaskan bahwa BPEK memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Hilda, pengukuhan kepengurusan BPEK bukan sekadar pembentukan struktur organisasi partai, melainkan menjadi langkah awal untuk menjalankan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan secara nyata.
"Pelantikan ini bukan hanya tentang terbentuknya struktur organisasi, tetapi tentang dimulainya semangat bersama untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, membuka akses, memperluas peluang, dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat," kata Hilda di Jakarta, Sabtu.
BPEK PDI Perjuangan DKI Jakarta Fokus Perluas Akses Pasar dan Permodalan
Hilda menjelaskan bahwa BPEK dibentuk sebagai wadah strategis untuk menggerakkan kegiatan ekonomi warga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperluas kesempatan bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Salah satu fokus utama kepengurusan BPEK periode 2025–2030 adalah membantu masyarakat dan pelaku usaha memperoleh akses pasar yang lebih luas serta mempermudah akses terhadap sumber permodalan.
Selain itu, BPEK diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru melalui berbagai kegiatan pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah DKI Jakarta.
Hilda mengingatkan agar kepengurusan BPEK tidak berhenti pada pembentukan struktur formal organisasi, tetapi benar-benar menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Melalui program yang dijalankan, BPEK diharapkan dapat memperkuat kemampuan pelaku usaha sekaligus mendorong terciptanya kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat langsung kepada warga.
Dalam susunan kepengurusan BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta periode 2025–2030, Richard dipercaya menjabat sebagai Ketua, R. Raafi Adhi Rahman sebagai Sekretaris, dan Henry Setiawan sebagai Bendahara.
Ady Widjaja Tetapkan Tiga Arah Utama Kerja BPEK
Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Ady Widjaja, meminta seluruh pengurus BPEK yang baru dikukuhkan untuk menjadikan konsistensi pengabdian kepada masyarakat sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas organisasi.
Ady menetapkan tiga arah utama kerja BPEK, yakni menjaga soliditas organisasi, menghadirkan kesejahteraan yang dapat dirasakan masyarakat secara nyata, serta bergerak cepat menjalankan program konkret di tingkat akar rumput.
Dalam aspek organisasi, seluruh jajaran pengurus diminta menjaga kekompakan dan memperkuat kerja sama agar program pemberdayaan ekonomi dapat terlaksana secara konsisten.
Sementara dalam aspek kesejahteraan, BPEK diarahkan untuk menghadirkan kegiatan ekonomi yang mampu memberikan manfaat langsung sekaligus membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Ady juga menekankan pentingnya pelaksanaan program di tingkat akar rumput agar kegiatan pemberdayaan ekonomi tidak hanya menjadi rencana, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu menyusun dan menjalankan program yang memiliki sasaran jelas, hasil terukur, serta dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Melalui kepengurusan baru ini, BPEK ditargetkan mampu menjalankan program terukur dan berkelanjutan yang mencakup penguatan kapasitas usaha, akses permodalan, pelatihan, hingga pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha," imbuhnya.
Pengurus Baru BPEK Didorong Jalankan Program Ekonomi Berkelanjutan
Program pemberdayaan ekonomi yang menjadi perhatian BPEK mencakup peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses permodalan, penyelenggaraan pelatihan, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat.
Penguatan kapasitas usaha diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan ekonomi secara lebih mandiri.
Di sisi lain, perluasan akses permodalan dan pasar menjadi bagian penting dalam upaya membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan skala usahanya.
Pemanfaatan teknologi juga menjadi salah satu perhatian BPEK untuk mendukung pelaku usaha dalam menghadapi perkembangan kegiatan ekonomi dan memperluas jangkauan pemasaran.
Dengan kepengurusan periode 2025–2030, BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta diharapkan mampu menjalankan program pemberdayaan ekonomi secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan.
Kehadiran kepengurusan baru tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat peran BPEK sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Jakarta.
- Penulis :
- Shila Glorya




