HOME  ⁄  Nasional

Serangan di Arab Saudi, Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Hindari Lokasi Rawan dan Pantau Jadwal Penerbangan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Serangan di Arab Saudi, Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Hindari Lokasi Rawan dan Pantau Jadwal Penerbangan
Foto: (Sumber :Asap tebal naik di dekat Bandara Internasional King Khalid di timur laut Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026). ANTARA/Xinhua/aa..)

Pantau - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI), khususnya jamaah umrah yang berada di Arab Saudi, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi rawan menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha meminta jamaah tetap tenang, membatasi aktivitas yang tidak mendesak, serta mengikuti arahan otoritas setempat demi menjaga keselamatan.

"Kami mengimbau WNI di Arab Saudi, termasuk jamaah umrah, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Hindari lokasi rawan, patuhi aturan yang berlaku, serta ikuti arahan otoritas setempat. Keselamatan harus menjadi prioritas," ujar Ichsan saat dikonfirmasi dari Jakarta, Senin (12/10/2026).

Kemenhaj juga meminta jamaah yang masih berada di Arab Saudi terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memantau perkembangan keamanan dan informasi perjalanan.

Sementara itu, calon jamaah yang belum berangkat diminta memastikan jadwal serta status penerbangan melalui sumber resmi sebelum melakukan perjalanan.

Kemenhaj Minta WNI di Arab Saudi Hindari Kawasan Berisiko

Imbauan Kemenhaj disampaikan menyusul perkembangan situasi keamanan di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah.

Ichsan Marsha menegaskan bahwa keselamatan WNI harus menjadi prioritas selama kondisi keamanan masih berkembang.

Jamaah umrah diminta menghindari kawasan yang berpotensi membahayakan serta tidak melakukan perjalanan yang tidak mendesak ke lokasi terdampak.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mematuhi ketentuan yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi.

Kemenhaj juga meminta WNI mengikuti informasi dan arahan keselamatan yang disampaikan otoritas setempat.

Langkah tersebut diperlukan agar jamaah dapat menyesuaikan aktivitas selama berada di Arab Saudi.

Jamaah Umrah Diminta Waspadai Informasi yang Belum Terverifikasi

Kemenhaj mengingatkan WNI agar tidak mudah mempercayai kabar yang beredar tanpa kejelasan sumber.

Ichsan meminta masyarakat mengutamakan informasi resmi ketika menentukan aktivitas maupun perjalanan.

Jamaah juga diimbau tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan keresahan.

Menurut Kemenhaj, perkembangan situasi keamanan perlu dipantau secara berkala melalui saluran informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Informasi resmi menjadi dasar bagi jamaah dalam mengambil keputusan terkait keselamatan dan perjalanan selama berada di Arab Saudi.

Penyelenggara Umrah Wajib Pantau Kondisi Jamaah

Kementerian Haji dan Umrah meminta jamaah yang masih berada di Arab Saudi untuk terus menjalin komunikasi dengan PPIU.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan jamaah memperoleh informasi terkini mengenai perjalanan dan situasi keamanan.

Penyelenggara perjalanan umrah juga diharapkan memantau kondisi seluruh jamaah yang berada dalam tanggung jawabnya.

Selain melakukan pemantauan, PPIU diminta menyampaikan informasi penting secara berkala kepada jamaah.

Kemenhaj menekankan bahwa arahan keselamatan dari otoritas setempat harus dipatuhi selama situasi keamanan masih berkembang.

Calon Jamaah Diminta Pastikan Jadwal dan Status Penerbangan

Bagi masyarakat yang telah merencanakan keberangkatan umrah, Kemenhaj mengimbau agar terus memantau perkembangan situasi di Arab Saudi.

Calon jamaah diminta berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan untuk memastikan jadwal keberangkatan.

Pemeriksaan juga perlu dilakukan terhadap status penerbangan dan kesiapan perjalanan.

Kemenhaj mengingatkan jamaah agar tidak mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum dikonfirmasi.

"Kami meminta jamaah yang belum berangkat untuk terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan dan memastikan informasi keberangkatan melalui sumber resmi. Ikuti arahan pemerintah dan jangan ragu meminta penjelasan kepada penyelenggara apabila ada perubahan jadwal atau ketentuan perjalanan," kata Ichsan.

Kemenhaj kembali menegaskan bahwa keselamatan jamaah harus diutamakan, baik bagi WNI yang sudah berada di Arab Saudi maupun yang masih mempersiapkan keberangkatan.

Seluruh jamaah diminta tetap waspada, menghindari lokasi berbahaya, dan mematuhi arahan resmi selama perkembangan keamanan di kawasan tersebut masih berlangsung.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026