
Pantau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa LPDP Jakarta yang ditargetkan menjangkau 75 calon mahasiswa asal Jakarta untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi luar negeri pada 2027.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan di luar negeri.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah bersama sektor kesehatan dan perlindungan sosial.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat membuka Kongres I Dewan Pengurus Nasional Aliansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Swasta Indonesia (AFEBSI) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa.
"Begitu saya dilantik menjadi gubernur, saya menyampaikan hal yang tidak boleh berubah, hal yang harus dipertahankan, hal yang harus diperbaiki adalah menyangkut, satu: pendidikan, dua: kesehatan, tiga: bantalan sosial," kata Pramono.
Beasiswa LPDP Jakarta 2027 Ditargetkan untuk 75 Calon Mahasiswa
Pramono menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memperluas dukungan pendidikan agar masyarakat memiliki kesempatan melanjutkan studi tanpa sepenuhnya bergantung pada kemampuan ekonomi keluarga.
Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah penyelenggaraan program beasiswa LPDP Jakarta pada 2027 dengan sasaran sebanyak 75 calon mahasiswa asal Jakarta.
Program tersebut direncanakan memberikan dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi luar negeri.
Melalui beasiswa ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat membuka kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pramono menilai pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi masyarakat dan membuka peluang untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya memperkuat berbagai program bantuan pendidikan yang telah berjalan sekaligus mempersiapkan program baru untuk menjangkau kebutuhan masyarakat pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Rencana pemberian beasiswa kepada 75 penerima tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan dukungan pendidikan bagi warga Jakarta yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
KJP Plus Jangkau 700 Ribu Siswa, KJMU Bantu 15.800 Mahasiswa
Selain menyiapkan beasiswa LPDP Jakarta, Pemprov DKI Jakarta terus menjalankan sejumlah program bantuan pendidikan yang telah menjangkau ratusan ribu peserta didik dan mahasiswa.
Salah satu program tersebut adalah Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang saat ini telah memberikan bantuan kepada sekitar 700 ribu peserta didik di Jakarta.
Program KJP Plus menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan sekaligus mengurangi hambatan ekonomi yang dapat memengaruhi keberlanjutan sekolah.
Melalui bantuan tersebut, Pemprov DKI Jakarta berupaya memastikan peserta didik dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan.
Sementara itu, pada jenjang perguruan tinggi, pemerintah daerah menyediakan bantuan melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Program KJMU saat ini telah menjangkau sekitar 15.800 mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari kebijakan Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan biaya.
Dengan keberadaan KJP Plus dan KJMU, dukungan pendidikan yang diberikan pemerintah daerah mencakup peserta didik pada tingkat sekolah hingga mahasiswa di perguruan tinggi.
Rencana pelaksanaan beasiswa LPDP Jakarta pada 2027 diharapkan dapat melengkapi kedua program tersebut melalui penyediaan kesempatan pendidikan ke luar negeri.
Pramono Anung Tetapkan Pendidikan, Kesehatan, dan Perlindungan Sosial sebagai Prioritas
Pramono menegaskan bahwa sejak awal menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dirinya telah menetapkan tiga sektor utama yang harus dipertahankan, diperbaiki, dan terus diperkuat.
Ketiga sektor tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial atau bantalan sosial bagi masyarakat.
Menurutnya, ketiga bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Jakarta.
Pada sektor pendidikan, pemerintah daerah berupaya memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi melalui program bantuan yang berkelanjutan.
Sementara itu, penguatan layanan kesehatan diarahkan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap pelayanan dasar yang dibutuhkan.
Pemprov DKI Jakarta juga menempatkan perlindungan sosial sebagai salah satu prioritas untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan sosial.
Pramono menilai penguatan ketiga sektor tersebut perlu dilakukan secara beriringan agar kebijakan pembangunan daerah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui berbagai program bantuan pendidikan, pemerintah daerah berupaya mengurangi kesenjangan kesempatan belajar sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Beasiswa Luar Negeri Diharapkan Perluas Akses Pendidikan Warga Jakarta
Rencana penyelenggaraan LPDP Jakarta pada 2027 menjadi salah satu langkah Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas cakupan bantuan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi luar negeri.
Program tersebut disiapkan untuk melengkapi dukungan pendidikan yang selama ini diberikan melalui KJP Plus dan KJMU.
Dengan target 75 penerima, beasiswa LPDP Jakarta diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa asal Jakarta untuk mengembangkan kemampuan akademik dan memperoleh pengalaman pendidikan internasional.
Pemerintah daerah juga berupaya menjaga keberlanjutan program bantuan pendidikan yang telah berjalan agar masyarakat dari keluarga kurang mampu tetap memiliki akses terhadap layanan pendidikan.
Melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial, Pemprov DKI Jakarta menargetkan peningkatan kualitas pelayanan dasar sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
- Penulis :
- Arian Mesa




