HOME  ⁄  Nasional

Selvi Ananda Ajak Siswa SMK Gorontalo Gunakan Aplikasi Resmi untuk Kerja di Luar Negeri, Waspadai Penipuan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Selvi Ananda Ajak Siswa SMK Gorontalo Gunakan Aplikasi Resmi untuk Kerja di Luar Negeri, Waspadai Penipuan
Foto: Ibu Wakil Presiden RI, Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka, saat menghadiri sosialisasi peluang kerja luar negeri dan migran aman, yang berlangsung di ballroom hotel Azlea, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Selasa 13/10/2026 (sumber: ANTARA/Zulkifli Polimengo)

Pantau - Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia Selvi Ananda mengajak para siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Provinsi Gorontalo memanfaatkan aplikasi resmi penyedia informasi peluang kerja luar negeri agar dapat mempersiapkan karier sekaligus terhindar dari praktik penipuan tenaga kerja.

Ajakan tersebut disampaikan Selvi saat menghadiri sosialisasi peluang kerja luar negeri dan migran aman yang digelar di Ballroom Hotel Azalea, Kota Gorontalo, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih itu bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai peluang kerja internasional serta prosedur migrasi tenaga kerja yang aman.

Dalam keterangannya di Gorontalo, Rabu (14/10/2026), Selvi menegaskan pentingnya mengenali aplikasi dan layanan resmi sejak dini agar siswa tidak salah memilih jalur pengurusan pekerjaan di luar negeri.

"Program inisiatif Seruni Kabinet Merah Putih ini tentu sangat bermanfaat bagi para siswa agar kelak tidak mudah terpengaruh dan salah memilih aplikasi saat mengurus prosedur kerja di luar negeri," kata Selvi Ananda.

Selvi Ingatkan Siswa SMK Waspadai Aplikasi Kerja Luar Negeri

Selvi menjelaskan bahwa aplikasi dan layanan digital resmi yang diperkenalkan dalam kegiatan sosialisasi menyediakan berbagai informasi penting bagi calon pekerja migran Indonesia.

Informasi tersebut mencakup pilihan negara tujuan yang membuka peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia.

Selain negara tujuan, aplikasi tersebut juga memberikan gambaran mengenai jenis profesi dan bidang pekerjaan yang dapat menjadi pilihan karier di luar negeri.

Para siswa juga dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi sebelum bekerja secara resmi di negara tujuan.

Menurut Selvi, pemahaman mengenai negara tujuan, pilihan pekerjaan, dan persyaratan administrasi perlu dimiliki sejak dini agar siswa dapat menyusun rencana karier secara terarah.

Ia mengingatkan bahwa tidak semua aplikasi atau penyedia informasi ketenagakerjaan dapat dipercaya sehingga calon pekerja migran harus memastikan layanan yang digunakan merupakan jalur resmi.

Penggunaan aplikasi resmi dinilai penting untuk membantu siswa memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan sekaligus mengurangi risiko menjadi korban penipuan tenaga kerja.

Selvi berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat membantu pelajar membedakan sumber informasi ketenagakerjaan yang tepercaya dengan layanan yang berpotensi menyesatkan.

Siswa Belum Cukup Umur Diminta Persiapkan Keterampilan Sejak Dini

Selvi menyadari bahwa sebagian siswa SMK yang mengikuti kegiatan sosialisasi belum memenuhi batas usia minimum untuk mendaftar sebagai pekerja migran Indonesia.

Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut tidak menghalangi para siswa untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja internasional.

Selama masih menempuh pendidikan, siswa dapat memanfaatkan waktu untuk mempelajari keterampilan yang dibutuhkan perusahaan atau industri di negara tujuan.

Selain meningkatkan keterampilan, para pelajar juga dapat mulai memahami dokumen dan persyaratan administrasi yang diperlukan untuk bekerja di luar negeri melalui jalur resmi.

Selvi menekankan bahwa setiap negara memiliki kebutuhan tenaga kerja dan ketentuan penempatan yang berbeda sehingga calon pekerja migran perlu memahami persyaratan sejak awal.

Sebagai contoh, siswa yang berminat bekerja di Korea Selatan dapat mulai mempelajari keterampilan serta persyaratan yang dibutuhkan sejak masih duduk di bangku sekolah.

Persiapan tersebut diharapkan dapat membantu siswa memiliki bekal yang lebih baik ketika telah memenuhi persyaratan usia dan administrasi untuk memasuki dunia kerja.

Selvi juga mendorong para siswa agar tidak hanya berfokus pada keinginan bekerja di luar negeri, tetapi tetap mengutamakan pendidikan dan pengembangan kompetensi selama masa sekolah.

Banyak Pelajar SMK Gorontalo Berminat Bekerja di Luar Negeri

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Selvi Ananda berkeliling mengunjungi sejumlah meja peserta untuk melihat langsung aktivitas serta mengetahui minat para siswa.

Dari kunjungan tersebut, Selvi menemukan bahwa cukup banyak pelajar SMK di Gorontalo memiliki ketertarikan untuk melanjutkan karier di luar negeri.

"Tadi saya sempat berkeliling ke beberapa meja, ternyata banyak juga yang punya minat untuk bekerja melanjutkan karier ke luar negeri," ungkap Selvi.

Ia juga berdialog langsung dengan sejumlah kelompok peserta untuk mendengarkan pandangan dan rencana mereka mengenai peluang kerja internasional.

Peserta yang mengikuti dialog tersebut didominasi pelajar SMK yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Melalui interaksi tersebut, Selvi memperoleh gambaran mengenai besarnya minat siswa terhadap kesempatan kerja di luar negeri sekaligus kebutuhan mereka akan informasi yang resmi dan aman.

Menanggapi antusiasme tersebut, Selvi kembali mengingatkan para siswa agar tidak sembarangan memilih aplikasi, penyedia informasi, maupun jalur pengurusan pekerjaan.

Ia menegaskan bahwa pencarian informasi dan pengurusan dokumen kerja harus dilakukan melalui mekanisme resmi untuk menghindari risiko penipuan.

Selvi Dorong Lulusan SMK Kuasai Kompetensi Sesuai Jurusan

Selain memberikan arahan mengenai peluang kerja internasional, Selvi menekankan pentingnya pendidikan kejuruan sebagai bekal utama untuk memasuki dunia industri.

Menurutnya, kompetensi yang diperoleh dari jurusan masing-masing di SMK dapat menjadi modal penting bagi siswa dalam menghadapi kebutuhan pasar kerja.

Para pelajar diharapkan mampu mengoptimalkan pembelajaran dan keterampilan sesuai bidang kejuruan yang dipilih selama menempuh pendidikan.

Selvi juga mendorong siswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan kebutuhan industri yang akan mereka hadapi setelah lulus.

Keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

"Saya mengharapkan adik-adik semua nanti setelah lulus bisa memanfaatkan jurusan pada setiap sekolahnya dengan baik agar sudah siap masuk industri kerja. Semoga semuanya sukses dengan jenis pekerjaan masing-masing. Jangan lupa belajar sebagai bekal untuk masuk ke industri kerja," pesan Selvi Ananda.

Ia berharap para siswa tidak hanya memiliki keinginan bekerja, tetapi juga mampu menyiapkan kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang diminati.

Sosialisasi Migran Aman Libatkan Wakil Gubernur Gorontalo

Dalam kegiatan sosialisasi peluang kerja luar negeri dan migran aman tersebut, Selvi Ananda turut didampingi Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie.

Kehadiran keduanya menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan yang melibatkan pelajar SMK sebagai peserta utama.

Program yang diinisiasi Seruni Kabinet Merah Putih tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya persiapan kompetensi, kelengkapan dokumen, dan penggunaan jalur resmi dalam proses bekerja di luar negeri.

Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diharapkan dapat memperoleh informasi yang diperlukan untuk menentukan pilihan profesi dan negara tujuan sesuai kemampuan masing-masing.

Selvi berharap pelajar SMK di Gorontalo dapat memanfaatkan informasi yang diperoleh untuk menyusun rencana karier secara matang sekaligus menghindari praktik penipuan tenaga kerja.

Pengenalan aplikasi resmi sejak masa sekolah juga diharapkan membantu siswa lebih siap ketika telah memenuhi persyaratan untuk bekerja di luar negeri.

Selvi menekankan bahwa pendidikan, penguasaan keterampilan, perencanaan karier, dan pemanfaatan layanan resmi merupakan bekal penting bagi lulusan SMK untuk memasuki dunia kerja secara aman, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026