HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Medan Targetkan 898 Rumah Rampung Dibedah pada Desember 2026, Rico Waas Percepat Pelaksanaan BSPS

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkot Medan Targetkan 898 Rumah Rampung Dibedah pada Desember 2026, Rico Waas Percepat Pelaksanaan BSPS
Foto: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengikuti rapat koordinasi program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Medan (sumber: Humas Pemkot Medan)

Pantau - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, menargetkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebanyak 898 unit dapat diselesaikan paling lambat akhir Desember 2026.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan program bantuan perumahan tersebut, termasuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Ya, kemarin kita baru berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk mempercepat program bedah rumah di Kota Medan. Kita terus mempercepat langkah agar dapat diselesaikan akhir Desember 2026,” ujar Rico di Medan, Rabu.

Rico menjelaskan bahwa Pemkot Medan saat ini tengah berupaya menyelesaikan sejumlah kendala teknis yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program pemerintah pusat tersebut.

Salah satu persoalan utama yang menjadi perhatian adalah pemenuhan data calon penerima bantuan yang harus sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pemerintah kota perlu melakukan penggantian data calon penerima bantuan yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan agar pelaksanaan program tetap berjalan tepat sasaran.

Rico Waas Kerahkan Camat dan Lurah untuk Percepat Program Bedah Rumah

Rico mengatakan persoalan pendataan dan pemenuhan persyaratan calon penerima bantuan telah dibahas bersama balai serta satuan kerja terkait untuk mempercepat penyelesaiannya.

“Persoalan itu telah dibahas dan akan dioptimalkan,” kata Rico.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, Rico mengerahkan sejumlah perangkat daerah agar terlibat aktif dalam proses koordinasi, pendataan, serta penyelesaian kendala di lapangan.

Perangkat daerah yang dilibatkan meliputi Dinas Perkimcikataru, jajaran camat, serta lurah yang memiliki peran langsung dalam mendukung pelaksanaan program bedah rumah di wilayah masing-masing.

Pemkot Medan juga berencana menyediakan tempat koordinasi guna mempermudah komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait selama pelaksanaan program berlangsung.

Selain itu, pemerintah kota akan membantu proses validasi data calon penerima bantuan agar tahapan administrasi dapat diselesaikan lebih cepat.

Percepatan administrasi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran tahapan berikutnya, mulai dari pencairan bantuan hingga pelaksanaan pengerjaan fisik rumah penerima manfaat.

“Kami akan mendukung agar seluruh pekerjaan bisa diselesaikan pada akhir tahun ini. Kami juga akan berkoordinasi dengan balai, satuan kerja untuk mempercepat prosesnya,” sebut Rico.

Rico turut meminta seluruh aparatur kewilayahan, khususnya camat dan lurah, berperan aktif dalam membantu proses pendataan, validasi penerima, serta koordinasi pelaksanaan program di tengah masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan perangkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh pekerjaan bedah rumah dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pemkot Medan juga berharap keberhasilan penyelesaian program BSPS pada 2026 dapat membuka peluang bagi Kota Medan untuk memperoleh alokasi bantuan bedah rumah yang lebih besar pada tahun berikutnya.

Alokasi Bedah Rumah Medan Naik 380 Persen, Capai 898 Unit pada 2026

Pada 2026, Kota Medan memperoleh alokasi program BSPS sebanyak 898 unit rumah atau meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, alokasi bantuan bedah rumah di Kota Medan pada 2025 tercatat sebanyak 187 unit rumah.

Dengan demikian, jumlah bantuan pada 2026 bertambah sebanyak 711 unit rumah atau meningkat sekitar 380,2 persen dibandingkan alokasi tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut membuat Pemkot Medan perlu memperkuat kesiapan administrasi, ketepatan data penerima, serta kelancaran pelaksanaan pengerjaan fisik di lapangan.

Bertambahnya alokasi bantuan juga memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Namun, peningkatan jumlah bantuan harus diimbangi dengan kesiapan seluruh pihak agar pelaksanaan program tidak terkendala persoalan administrasi maupun teknis.

Menteri PKP Maruarar Sirait Minta Verifikasi dan Pencairan Bantuan Dipercepat

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meminta seluruh daerah penerima program BSPS mempercepat setiap tahapan pelaksanaan bantuan bedah rumah.

Tahapan tersebut mencakup proses verifikasi calon penerima bantuan, penetapan surat keputusan (SK), pencairan dana, hingga pengerjaan fisik rumah.

Maruarar menekankan bahwa percepatan diperlukan agar bantuan pemerintah dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Ia juga meminta proses verifikasi calon penerima bantuan segera dituntaskan dengan tetap memperhatikan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

Menurut Maruarar, data calon penerima yang tidak memenuhi persyaratan harus segera diganti agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya.

Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah keterlambatan pelaksanaan program akibat persoalan administrasi sekaligus memastikan penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran.

Maruarar juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, balai, serta satuan kerja terkait.

“Kami meminta seluruh pihak memperkuat komunikasi serta koordinasi. Peningkatan alokasi bantuan harus diikuti realisasi yang terukur agar anggaran yang disediakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni,” ujar Maruarar.

Pemerintah berharap percepatan verifikasi, pencairan bantuan, dan pengerjaan fisik dapat mendukung penyelesaian program BSPS di Kota Medan sesuai target akhir Desember 2026.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026