HOME  ⁄  Nasional

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Kamis 15 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Juga Terancam Banjir Rob

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Kamis 15 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Juga Terancam Banjir Rob
Foto: (Sumber :Foto udara langit Kota Medan yang diselimuti kabut asap di Sumatera Utara, Rabu (14/10/2026). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa kualitas udara di Kota Medan masuk dalam kategori sedang atau tidak sehat dampak sebaran kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Utara. ANTARA FOTO/Yudi Manar/wsj.)

Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (15/10/2026).

BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia akan mengalami kondisi cuaca berawan hingga hujan ringan sepanjang hari.

Prakirawan BMKG, Henokhvita, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini menunjukkan adanya potensi pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui laman resmi BMKG, kondisi tersebut dipengaruhi oleh perlambatan dan pertemuan angin yang dapat meningkatkan pembentukan awan hujan.

Selain peringatan hujan, BMKG juga meminta masyarakat mewaspadai potensi gelombang laut tinggi dan banjir rob di sejumlah kawasan pesisir.

BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Mengalami Hujan

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer menunjukkan adanya potensi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Wilayah yang mengalami kondisi tersebut meliputi Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, Selat Karimata, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Potensi serupa juga terpantau di Sulawesi Tengah, sejumlah wilayah Sulawesi lainnya, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.

Menurut BMKG, perlambatan serta pertemuan angin di wilayah tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Kondisi atmosfer tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan potensi hujan dengan intensitas berbeda-beda di berbagai daerah.

BMKG mengingatkan bahwa hujan yang terjadi berpotensi disertai kilat dan angin kencang sehingga masyarakat perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca.

Daftar Kota Besar yang Diprakirakan Mengalami Hujan Ringan

BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar yang tersebar di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Di Pulau Sumatera, kota yang diprakirakan mengalami hujan ringan meliputi Medan, Pekanbaru, Padang, dan Tanjung Pinang.

Sementara itu, wilayah Kalimantan yang berpotensi mengalami kondisi serupa adalah Pontianak dan Tanjung Selor.

Untuk kawasan Sulawesi, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Palu, dan Gorontalo.

BMKG juga memperkirakan hujan ringan akan mengguyur Ternate di Maluku Utara.

Adapun sejumlah kota di wilayah Papua yang berpotensi mengalami hujan ringan adalah Sorong, Manokwari, Nabire, dan Merauke.

Masyarakat di wilayah tersebut diimbau memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Jakarta, Bandung, Surabaya hingga Denpasar Diprakirakan Berawan

Selain wilayah yang berpotensi mengalami hujan, BMKG juga memprakirakan sejumlah kota besar akan didominasi kondisi berawan.

Di Pulau Sumatera, cuaca berawan diprakirakan terjadi di Banda Aceh dan Bandar Lampung.

Sementara itu, wilayah Pulau Jawa yang diprakirakan berawan meliputi Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Denpasar, Bali, serta Mataram di Nusa Tenggara Barat.

BMKG turut memperkirakan cuaca berawan akan terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Meski sejumlah kota diprakirakan berawan, masyarakat tetap perlu memantau pembaruan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah.

BMKG Peringatkan Gelombang Laut Tinggi hingga Empat Meter

Selain prakiraan cuaca daratan, BMKG mengeluarkan informasi mengenai potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Gelombang laut dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter diprakirakan terjadi di Samudra Hindia bagian barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung.

Potensi gelombang tinggi juga diprakirakan terjadi di Samudra Hindia bagian selatan Banten hingga Jawa Barat dan Yogyakarta.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah perairan, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut.

Gelombang dengan ketinggian tersebut dapat meningkatkan risiko bagi aktivitas pelayaran, khususnya kapal berukuran kecil.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku kegiatan kelautan untuk terus memperhatikan informasi cuaca maritim.

Sejumlah Wilayah Pesisir Berpotensi Mengalami Banjir Rob

BMKG juga mengingatkan adanya potensi banjir rob atau banjir akibat pasang air laut di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi pesisir Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Potensi banjir rob juga diprakirakan terjadi di kawasan pesisir Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, wilayah Kalimantan yang berpotensi terdampak meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

BMKG turut memasukkan kawasan pesisir Maluku dalam daftar wilayah yang perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir rob.

Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir diminta memperhatikan perkembangan kondisi pasang air laut dan informasi peringatan dini dari BMKG.

Informasi prakiraan cuaca, gelombang tinggi, dan potensi banjir rob dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG untuk mendukung keselamatan aktivitas masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026