
Pantau - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menargetkan perolehan sedikitnya dua kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Pemilu 2029 melalui percepatan konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan hingga tingkat anak ranting.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyampaikan target tersebut seusai membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB di Mataram, Jumat.
Herman menjelaskan bahwa target dua kursi DPR RI merupakan bagian dari upaya mengembalikan capaian elektoral Partai Demokrat yang pernah diraih di NTB pada pemilihan umum sebelumnya.
"Kalau keinginan kami minimal dua kursi ke DPR RI, itu hal yang biasa. Kami pernah tiga kursi 2009, kami pernah delapan kursi di DPRD. Artinya kalau mengembalikan kepada kejayaan itu saja," ujar Herman Khaeron.
Demokrat Ingin Kembalikan Kejayaan Elektoral di NTB
Herman mengungkapkan bahwa Partai Demokrat pernah memperoleh tiga kursi DPR RI dari NTB pada Pemilu 2009 serta mencatatkan perolehan delapan kursi di DPRD.
Sementara itu, pada Pemilu 2024, Partai Demokrat hanya berhasil memperoleh satu kursi DPR RI dari NTB melalui daerah pemilihan NTB II yang diraih Nanang Samodra.
Dengan demikian, target dua kursi DPR RI pada Pemilu 2029 menunjukkan keinginan Demokrat untuk menambah satu kursi dibandingkan hasil pemilihan umum sebelumnya.
Herman menilai pencapaian target tersebut membutuhkan persiapan organisasi yang matang, terutama melalui penguatan kepengurusan dan jaringan partai hingga tingkat anak ranting.
Selain memperkuat struktur organisasi, Partai Demokrat juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan kader dalam membangun komunikasi politik dan memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut Herman, kader Demokrat harus lebih aktif hadir di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan kontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan warga.
"Dengan menyerap aspirasi, dan tentu menjadi solusi bagi rakyat. Rasa-rasanya insya Allah berkat Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, Demokrat berjaya kembali di NTB," kata Herman.
Musdalub Demokrat NTB Digelar untuk Percepat Konsolidasi Partai
Herman menjelaskan bahwa pelaksanaan Musdalub DPD Partai Demokrat NTB merupakan bagian dari agenda percepatan konsolidasi organisasi yang sebelumnya telah disepakati melalui Kongres Partai Demokrat.
Musdalub tersebut merupakan bagian dari penyelenggaraan musyawarah daerah kelima Partai Demokrat NTB yang dilaksanakan melalui mekanisme luar biasa karena adanya kebutuhan percepatan pembenahan organisasi.
"Ini adalah Musda kelima Partai Demokrat NTB melalui Musdalub. Kenapa melalui Musdalub? Karena memang ada percepatan," ujar Herman.
Menurut Herman, konsolidasi organisasi Partai Demokrat pada periode sebelumnya sempat mengalami keterlambatan akibat sejumlah kondisi yang memengaruhi kegiatan internal partai.
Salah satu faktor yang disebut menjadi penyebab keterlambatan adalah pandemi COVID-19 yang berdampak terhadap pelaksanaan berbagai agenda organisasi dan konsolidasi kepengurusan.
Selain pandemi, Herman juga menyinggung persoalan internal terkait upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang turut memengaruhi jalannya konsolidasi.
"Dulu kami agak terlambat. Karena selain ada Covid, kemudian ada juga rencana pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. Oleh karenanya, kami sekarang melakukan percepatan," kata Herman.
Melalui percepatan tersebut, Demokrat berupaya memastikan seluruh struktur organisasi memiliki waktu persiapan yang cukup sebelum menghadapi Pemilu 2029.
Pemilihan Ketua DPD Demokrat NTB Berpeluang Berlangsung Aklamasi
Terkait proses pemilihan kepengurusan DPD Partai Demokrat NTB, Herman menjelaskan bahwa pelaksanaan Musdalub dilakukan melalui dua masa sidang dengan agenda berbeda.
Masa sidang pertama berkaitan dengan penyerahan kewenangan kepengurusan kepada DPP Partai Demokrat sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku.
Sementara itu, masa sidang kedua diarahkan pada proses penetapan calon ketua DPD Partai Demokrat NTB melalui ketentuan internal partai.
Herman mengatakan bahwa calon ketua DPD belum secara resmi ditetapkan sebagai ketua definitif karena masih harus menjalani tahapan organisasi.
Namun, berdasarkan perkembangan musyawarah dan hasil verifikasi, proses pemilihan calon ketua DPD Partai Demokrat NTB berpeluang berlangsung secara aklamasi.
"Belum ditetapkan sebagai Ketua DPD, namun calon Ketua DPD terpilih dalam Musda dan hasil verifikasi sepertinya memang akan ada aklamasi," ujar Herman.
Dalam kesempatan yang sama, Herman juga menyampaikan sikap DPP Partai Demokrat terhadap kadernya, Indra Jaya Usman (IJU), yang menurut keterangannya telah terbebas dari berbagai tuduhan sebelumnya.
Herman mengatakan bahwa Partai Demokrat menyambut perkembangan tersebut dan menyatakan pemulihan harkat serta kehormatan Indra Jaya Usman sebagai kader partai.
"Kami bersyukur Bang IJU bebas dan terlepas dari berbagai tuduhannya. Sehingga kami clearance bahwa memang kami pulihkan harkat kehormatannya sebagai kader Partai Demokrat," kata Herman.
Herman juga menyampaikan apresiasi kepada ketua DPD Partai Demokrat NTB sebelumnya yang memutuskan tidak kembali mencalonkan diri dalam Musdalub tersebut.
Demokrat Belum Bahas Pilpres dan Pilgub NTB, Fokus Konsolidasi Internal
Mengenai kemungkinan pencalonan kader dalam pemilihan gubernur NTB maupun pemilihan presiden mendatang, Herman menegaskan bahwa Partai Demokrat belum membahas persoalan tersebut.
Menurutnya, agenda pencalonan kepala daerah dan presiden belum menjadi prioritas karena partai masih berfokus pada pembenahan serta penguatan organisasi internal.
Herman juga menyinggung bahwa pembahasan mengenai jadwal dan ketentuan pemilihan kepala daerah masih berkaitan dengan proses penyusunan regulasi pemilu.
"Kami belum berbicara itu. Kami belum berbicara Pilpres, belum berbicara NTB 1. NTB 1 kalau tidak salah Pilkada itu 2031. Jadi masih lama sekali, undang-undangnya saja masih belum dibahas. Kami masih memulai pembahasan panjang untuk undang-undang pemilu," ujar Herman.
Herman menegaskan bahwa prioritas utama Demokrat saat ini adalah menjalankan konsolidasi internal sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Konsolidasi tersebut diarahkan untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kemampuan kader, serta memastikan seluruh jajaran partai dapat menjalankan tugas secara efektif.
Selain membangun struktur yang kuat, Herman mengingatkan seluruh kader Demokrat agar menunjukkan kontribusi nyata melalui kegiatan dan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Spirit kami mensolidkan dulu saja ke internal, konsolidasi ke internal. Sehingga betul-betul kami bisa mewujudkan kader yang solid, yang kuat, yang terutama juga kami mengingatkan agar kontribusi-nya kepada rakyat harus betul-betul nyata," kata Herman.
Melalui penguatan struktur organisasi hingga tingkat anak ranting, peningkatan kemampuan kader, dan percepatan konsolidasi internal, Partai Demokrat menyiapkan langkah untuk mengejar target minimal dua kursi DPR RI dari NTB pada Pemilu 2029.
Sementara itu, pembahasan mengenai pencalonan dalam pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden belum menjadi agenda utama partai karena Demokrat masih memprioritaskan penguatan organisasi dan peran kader di tengah masyarakat.
- Penulis :
- Shila Glorya




