HOME  ⁄  Nasional

KSP Gandeng Unpad dan PISPI Percepat Program Ketahanan Pangan Nasional, Fokus Cetak Sawah hingga Pupuk

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

KSP Gandeng Unpad dan PISPI Percepat Program Ketahanan Pangan Nasional, Fokus Cetak Sawah hingga Pupuk
Foto: Kantor Staf Presiden (KSP) memfasilitasi sinergi perguruan tinggi, dan organisasi profesi pertanian untuk mendukung percepatan program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan di kantor KSP, Jakarta, Kamis 22/10/2026 (sumber: KSP)

Pantau - Kantor Staf Presiden (KSP) memfasilitasi sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi pertanian untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan, mulai dari pencetakan sawah baru, optimalisasi lahan, hingga penyediaan pupuk bagi petani.

Kolaborasi tersebut melibatkan Universitas Padjadjaran (Unpad), Pengurus Pusat Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI), serta dukungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk memperkuat pelaksanaan program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.

Pelaksana Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden, Prof. Popy Rufaidah, mengatakan KSP berperan mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional melalui penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, serta organisasi profesi pertanian.

"Kantor Staf Presiden dalam hal ini memfasilitasi akselerasi program percepatan, khususnya program prioritas nasional, seperti cetak sawah, Oplah, kemudian untuk pupuk bagi para petani," ujar Popy.

KSP Selaraskan Kolaborasi dengan Program Kementerian Pertanian dan Bapanas

Popy menjelaskan bahwa KSP akan menyelaraskan usulan kerja sama perguruan tinggi dan organisasi profesi pertanian dengan program prioritas Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta kementerian terkait lainnya.

Penyelarasan tersebut dilakukan untuk memastikan kontribusi perguruan tinggi dapat mendukung percepatan program pemerintah, khususnya pencetakan sawah baru, optimalisasi lahan pertanian (Oplah), penyediaan pupuk, dan pengembangan komoditas pertanian prioritas.

Menurut Popy, keterlibatan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat implementasi program pemerintah melalui kontribusi keilmuan, hasil penelitian, serta kompetensi akademik dan teknis di bidang pertanian.

"Kami akan memfasilitasi untuk menyinergikan dengan program prioritas yang ada di Kementerian Pertanian dan juga Bapanas serta kementerian terkait lainnya agar program Bapak Presiden untuk swasembada pangan dan ketahanan pangan dapat terwujud dengan dukungan dari perguruan tinggi," katanya.

Popy juga menyambut baik usulan kerja sama yang disampaikan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran dan mendapat dukungan dari TNI AD.

Langkah konkret kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara penyiapan Nota Kesepahaman untuk Mendukung Penyempurnaan Program Prioritas Nasional Bidang Ketahanan Pangan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Penandatanganan itu melibatkan Universitas Padjadjaran dan Pengurus Pusat PISPI sebagai pihak yang akan berkolaborasi dalam mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan nasional.

Fakultas Pertanian Unpad Siapkan Rencana Aksi Pengembangan Komoditas Prioritas

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Dr. Ahmad Choibar Tridakusumah, S.P., M.P., menyatakan dukungan fakultas terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan nasional melalui penguatan kontribusi pendidikan dan penelitian.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan peran perguruan tinggi dalam membantu pemerintah mengembangkan sektor pertanian dan mencapai target swasembada pangan.

Sementara itu, Guru Besar Sosiologi dan Penyuluhan Pertanian Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa tim Fakultas Pertanian Unpad akan menyusun rencana aksi di sejumlah titik untuk mengembangkan berbagai komoditas pertanian prioritas.

Rencana aksi tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian swasembada pangan nasional dengan memanfaatkan keahlian, hasil penelitian, dan sumber daya yang dimiliki perguruan tinggi.

Dalam pelaksanaannya, Fakultas Pertanian Unpad akan berkolaborasi dengan Komando Resor Militer (Korem) 062/Tarumanegara serta berbagai organisasi terkait guna memperkuat koordinasi dan implementasi program pertanian di lapangan.

Kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat penerapan hasil penelitian dan kompetensi teknis pertanian dalam mendukung pengembangan komoditas pangan prioritas.

KSP Buka Peluang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Lain

Selain menggandeng Unpad dan PISPI, KSP membuka peluang keterlibatan fakultas pertanian dari berbagai perguruan tinggi lainnya di Indonesia untuk mendukung percepatan program ketahanan pangan nasional.

Peluang kerja sama tersebut juga terbuka bagi organisasi profesi yang memiliki kompetensi dan perhatian terhadap pembangunan sektor pertanian.

Perluasan kolaborasi diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan unsur TNI dalam menjalankan berbagai program prioritas nasional.

Kontribusi keilmuan, penelitian, kompetensi teknis pertanian, serta dukungan pelaksanaan program secara langsung di lapangan menjadi bagian dari upaya mempercepat realisasi kebijakan pemerintah di sektor pangan.

Melalui sinergi antara KSP, Universitas Padjadjaran, PISPI, TNI AD, dan kementerian terkait, pemerintah berupaya memperkuat pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026