HOME  ⁄  Nasional

Menlu Singapura Mendadak Datang ke Indonesia dan Minta Bertemu Prabowo, Seskab Teddy Pastikan Pertemuan Rabu Sore

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menlu Singapura Mendadak Datang ke Indonesia dan Minta Bertemu Prabowo, Seskab Teddy Pastikan Pertemuan Rabu Sore
Foto: (Sumber :Arsip foto - Presiden Prabowo Subianto didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya memimpin rapat terbatas penanganan sejumlah bencana di Indonesia secara virtual di Jakarta, Senin (7/9/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/aa..)

Pantau - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membenarkan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan datang ke Indonesia sejak Selasa (27/10/2026) pagi dan meminta waktu untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto, dengan pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/10/2026) sore.

Teddy mengatakan Presiden Prabowo akan menerima Menlu Singapura di tengah sejumlah agenda kenegaraan yang sedang berlangsung.

"Oh iya, sejak kemarin pagi mendadak Menlu Singapura datang ke Indonesia dan mohon waktu sekali bertemu Pak Presiden, nanti sore akan diterima sebentar, tetapi tanya Pak Menlu saja pastinya ya," kata Teddy dalam keterangan kepada wartawan yang diterima di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Meski telah mengonfirmasi jadwal pertemuan, Teddy belum memberikan kepastian mengenai lokasi pertemuan antara Presiden Prabowo dan Vivian Balakrishnan.

Ia juga mengarahkan wartawan untuk meminta penjelasan lebih lanjut kepada Menteri Luar Negeri RI mengenai agenda pembahasan kedua pihak.

Prabowo Dijadwalkan Terima Menlu Singapura Rabu Sore

Teddy menyampaikan bahwa kunjungan Vivian Balakrishnan ke Indonesia berlangsung secara mendadak sejak Selasa pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Menlu Singapura meminta kesempatan untuk melakukan pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

Permintaan tersebut kemudian direspons dengan penjadwalan pertemuan pada Rabu sore.

Menurut Teddy, kesediaan Presiden menerima Menlu Singapura menunjukkan perhatian pemerintah terhadap hubungan diplomatik dengan negara-negara sahabat.

Ia menilai komunikasi dengan negara tetangga di kawasan Asia Tenggara tetap menjadi bagian penting dari agenda hubungan luar negeri Indonesia.

Namun, hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada penjelasan resmi mengenai lokasi pertemuan maupun rincian agenda yang akan dibahas Presiden Prabowo bersama Vivian Balakrishnan.

Menlu Indonesia dan Singapura Bahas Karhutla yang Berdampak Lintas Negara

Sebelum rencana pertemuan dengan Presiden Prabowo, Vivian Balakrishnan telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.

Pertemuan kedua menteri berlangsung di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, pada Selasa (27/10/2026).

Salah satu isu yang dibahas adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang dampaknya turut dirasakan negara tetangga, termasuk Singapura.

Dalam pertemuan tersebut, Arrmanatha menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia sedang memprioritaskan penanganan karhutla beserta dampaknya.

Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menginstruksikan peningkatan intensitas penanganan kebakaran serta penguatan koordinasi antarinstansi.

Instruksi tersebut juga mencakup optimalisasi respons nasional dan pemanfaatan seluruh sumber daya yang tersedia untuk menangani karhutla.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan sekaligus mengurangi dampaknya terhadap masyarakat dan wilayah sekitar.

Indonesia dan Singapura Sepakati Pembentukan Satgas Karhutla

Selain membahas kondisi kebakaran hutan dan lahan, kedua negara menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk memperkuat kerja sama penanganan karhutla.

Pembentukan satgas tersebut ditujukan untuk meningkatkan koordinasi Indonesia dan Singapura dalam menghadapi kebakaran hutan serta dampak lintas batasnya.

Arrmanatha juga menyampaikan apresiasi kepada negara-negara yang telah menawarkan bantuan kepada Indonesia dalam upaya pemadaman kebakaran.

Singapura termasuk negara yang menawarkan dukungan untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia.

Meski demikian, pemerintah menyatakan bahwa tawaran bantuan dari luar negeri akan dipertimbangkan oleh otoritas terkait berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Dengan demikian, keputusan mengenai pemanfaatan bantuan internasional tetap disesuaikan dengan kondisi penanganan kebakaran di wilayah terdampak.

Kesepakatan pembentukan satgas menjadi salah satu hasil pertemuan bilateral antara kedua menteri luar negeri pada Selasa.

Pertemuan dengan Prabowo Jadi Bagian dari Komunikasi Bilateral

Rencana pertemuan Presiden Prabowo dengan Vivian Balakrishnan berlangsung sehari setelah pembicaraan bilateral tingkat menteri luar negeri kedua negara.

Teddy menilai pertemuan tersebut mencerminkan upaya pemerintah untuk menjaga komunikasi dan memperkuat hubungan dengan Singapura sebagai negara tetangga.

Di tengah perhatian terhadap persoalan karhutla, Indonesia dan Singapura telah membahas langkah koordinasi serta peluang kerja sama dalam penanganan dampak kebakaran.

Namun, pemerintah belum memastikan apakah isu karhutla akan menjadi agenda utama dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Menlu Singapura pada Rabu sore.

Keterangan lebih lanjut mengenai hasil pertemuan masih menunggu penjelasan resmi dari pemerintah setelah agenda tersebut berlangsung.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026