
Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengumumkan penambahan 10 sekolah menengah pertama (SMP) penerima program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada tahun anggaran 2026, sehingga total sekolah sasaran meningkat menjadi 49 SMP.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Rupawan Joni mengatakan penambahan tersebut mencakup sekolah negeri maupun swasta.
"Program revitalisasi untuk SMP itu ada penambahan 10 sekolah baik SMP negeri maupun swasta, dari sebelumnya 39 sekolah," kata Joni di Lombok Tengah, Senin (2/11/2026).
Program tersebut dilaksanakan untuk memperbaiki dan meningkatkan fasilitas pendidikan di sejumlah sekolah yang tersebar di wilayah Lombok Tengah.
Jumlah SMP Penerima Revitalisasi Bertambah Menjadi 49 Sekolah
Joni menjelaskan bahwa program revitalisasi sebelumnya menyasar 39 SMP yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah.
Setelah adanya penambahan 10 sekolah, jumlah penerima program meningkat menjadi 49 SMP dari total 253 SMP di daerah tersebut.
"Jadi total SMP yang mendapatkan program revitalisasi itu 49 sekolah dari 253 SMP di Lombok Tengah," katanya.
Penambahan sasaran tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang didanai melalui anggaran Kemendikdasmen tahun 2026.
Penerima program terdiri atas SMP negeri dan swasta yang berada di Kabupaten Lombok Tengah.
Penandatanganan Kerja Sama Dilaksanakan di Mataram
Joni mengatakan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk 10 sekolah tambahan dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama November 2026 di Mataram.
Perjanjian tersebut dilakukan secara langsung antara pihak sekolah penerima program dan Kemendikdasmen.
"Program ini dikerjakan dengan swakelola, sehingga perjanjian kerja sama program itu dilakukan oleh pihak sekolah langsung," katanya.
Melalui mekanisme swakelola, sekolah menjadi pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pekerjaan revitalisasi sesuai ketentuan program.
Penandatanganan kerja sama menjadi salah satu tahapan sebelum pelaksanaan revitalisasi pada sekolah tambahan tersebut.
Revitalisasi Meliputi Ruang Kelas hingga Laboratorium
Program revitalisasi SMP di Lombok Tengah mencakup perbaikan sejumlah fasilitas pendidikan.
Pekerjaan tersebut meliputi rehabilitasi ruang kelas, ruang laboratorium, dan ruang perpustakaan.
Selain perbaikan fasilitas yang sudah tersedia, program juga mencakup pembangunan ruang kelas baru.
Joni mengatakan perkembangan pekerjaan revitalisasi di masing-masing sekolah tidak sama.
"Program itu ada yang telah rampung dan ada yang sedang dikerjakan," katanya.
Sejumlah sekolah telah menyelesaikan pekerjaan revitalisasi hingga 100 persen, sedangkan sekolah lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Anggaran Revitalisasi SMP Capai Lebih dari Rp30 Miliar
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyebutkan nilai anggaran revitalisasi bervariasi berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah.
Anggaran yang dialokasikan untuk sejumlah sekolah berada pada kisaran Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar.
"Total anggaran untuk program revitalisasi SMP di Lombok Tengah itu mencapai Rp30 miliar lebih," katanya.
Program revitalisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kondisi sarana dan prasarana sekolah agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan fasilitas yang lebih memadai.
Dengan tambahan 10 sekolah pada tahun anggaran 2026, jumlah SMP penerima revitalisasi di Lombok Tengah kini mencapai 49 sekolah.
- Penulis :
- Aditya Yohan




