
Pantau - Pemerintah Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menerima alokasi dana Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp35,5 miliar dari pemerintah pusat untuk meningkatkan tiga ruas jalan menggunakan konstruksi aspal hotmix pada tahun 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma Muhammad Saipullah mengatakan ketiga proyek jalan tersebut saat ini memasuki tahap lelang di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
"Perjuangan kita mendapatkan program IJD membuahkan hasil. Seluma mendapatkan dana Rp 35,5 miliar untuk peningkatan tiga ruas jalan dan saat ini tengah dilakukan proses lelang di Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN)," kata Saipullah di Seluma, Senin (2/11/2026).
Pembangunan ketiga ruas jalan ditargetkan mulai dilaksanakan pada November 2026 apabila proses lelang berjalan tanpa kendala.
Tiga Ruas Jalan di Seluma Dapat Anggaran Rp35,5 Miliar
Saipullah menjelaskan bahwa dana IJD akan digunakan untuk meningkatkan ruas Jalan Padang Serai–Pasar Ngalam, Tawang Rejo–Sarimulyo, dan Desa Cahaya Negeri–Tawang Rejo.
Ruas Jalan Padang Serai–Pasar Ngalam mendapat alokasi anggaran terbesar, yakni Rp26,6 miliar, untuk pembangunan sepanjang 6,5 kilometer.
Sementara itu, ruas Jalan Tawang Rejo–Sarimulyo sepanjang 560 meter memperoleh anggaran Rp2,6 miliar.
Adapun ruas Jalan Desa Cahaya Negeri–Tawang Rejo sepanjang 1,8 kilometer mendapatkan alokasi sebesar Rp6,3 miliar.
Total panjang ketiga ruas jalan yang akan ditingkatkan mencapai sekitar 8,86 kilometer.
Peningkatan jalan tersebut akan menggunakan konstruksi aspal hotmix sesuai rencana pembangunan yang diajukan pemerintah daerah.
Proses Lelang Berlangsung, Pembangunan Ditargetkan Mulai November
Pemerintah Kabupaten Seluma menyatakan proses lelang ketiga proyek jalan sedang dilaksanakan oleh BPJN.
Apabila tidak terdapat hambatan dalam proses pengadaan, pekerjaan fisik ditargetkan dapat dimulai pada November 2026.
Saipullah menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan akan ditangani langsung oleh satuan kerja BPJN.
Dengan mekanisme tersebut, Pemerintah Kabupaten Seluma tidak menjadi pelaksana langsung pekerjaan konstruksi.
Pemerintah daerah akan menerima hasil pembangunan berdasarkan proposal peningkatan jalan yang sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah pusat.
Program IJD menjadi salah satu sumber pendanaan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Seluma.
Pembangunan Jalan Ulu Seluma Direncanakan Mulai 2027
Selain tiga ruas jalan yang memperoleh anggaran pada 2026, Pemerintah Kabupaten Seluma juga menyiapkan rencana pembangunan jalan di wilayah Ulu Seluma.
Saipullah mengatakan pembangunan jalan untuk empat wilayah Ulu Seluma dijadwalkan dimulai pada 2027.
Tahap pertama pembangunan akan diprioritaskan pada akses jalan menuju Desa Lubuk Resam.
"Untuk pembangunan jalan empat Ulu Seluma, akan dimulai tahun 2027. Untuk pertama yang akan dibangun adalah jalan menuju Desa Lubuk Resam. Sementara Ulu Seluma lainnya dilanjutkan di tahun berikutnya," terang dia.
Pembangunan jalan di wilayah Ulu Seluma lainnya direncanakan berlanjut secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.
Sementara itu, tiga proyek jalan yang telah memperoleh dana Rp35,5 miliar masih menunggu penyelesaian proses lelang sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
- Penulis :
- Aditya Yohan




