HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Catat Pemberian Obat Pencegahan TBC di Jakarta Naik Lima Kali Lipat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenkes Catat Pemberian Obat Pencegahan TBC di Jakarta Naik Lima Kali Lipat
Foto: (Sumber :Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus saat monitoring dan evaluasi program pemberantasan TBC di Kecamatan Taman Sari. ANTARA/HO - Kemenkes.)

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat cakupan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di DKI Jakarta meningkat lebih dari lima kali lipat, dari sebelumnya di bawah 5 persen menjadi lebih dari 26 persen pada 2026.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan kemajuan dalam upaya pencegahan dan percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Jakarta.

Menurutnya, capaian itu perlu terus ditingkatkan melalui penguatan pelacakan kontak erat dan pemberian obat pencegahan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Benjamin saat melakukan pemantauan dan evaluasi program pemberantasan TBC di Kecamatan Taman Sari, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Kemenkes Dorong Penguatan Pencegahan TBC di Jakarta

Benjamin menjelaskan bahwa penanganan pasien TBC di Indonesia selama ini relatif berjalan baik dari sisi pengobatan.

Namun, upaya pencegahan melalui penelusuran kontak erat pasien dan pemberian TPT masih membutuhkan perhatian lebih besar.

Menurutnya, pencegahan penting dilakukan agar infeksi TBC tidak berkembang menjadi penyakit aktif dan menambah jumlah kasus baru.

“Jakarta memiliki fasilitas kesehatan yang cukup lengkap, mulai dari puskesmas, rumah sakit hingga Puskesmas Pembantu. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat eliminasi TBC. Kita perlu terus mengevaluasi kelemahan dan memperbaiki strategi agar program ini semakin menjangkau masyarakat,” dia menambahkan.

Benjamin menilai keberadaan fasilitas kesehatan yang tersebar di Jakarta dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan program pencegahan.

Ia juga mengapresiasi peningkatan cakupan TPT yang sebelumnya berada di bawah 5 persen dalam dua hingga tiga tahun terakhir dan kini telah melampaui 26 persen.

Pelacakan Kontak Erat Masih Menjadi Tantangan

Benjamin mengungkapkan bahwa pelacakan kontak erat pasien TBC di Jakarta masih menghadapi sejumlah kendala.

Salah satu tantangannya adalah aktivitas masyarakat yang banyak berlangsung di luar rumah karena tuntutan pekerjaan.

Kondisi tersebut membuat proses penelusuran kontak erat memerlukan koordinasi yang lebih kuat antara tenaga kesehatan dan pemerintah wilayah.

Karena itu, Kemenkes mendorong kerja sama antara pemerintah daerah, puskesmas, rumah sakit, dan perangkat pemerintahan setempat.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperluas penemuan kasus sekaligus memastikan masyarakat yang berisiko mendapatkan layanan pencegahan.

Kemenkes juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta Perkuat Program Pengendalian TBC

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan bahwa dukungan Kemenkes menjadi faktor penting dalam mempercepat pengendalian TBC di ibu kota.

Menurutnya, program penelusuran TBC yang terintegrasi dengan JKG dapat mendukung pencapaian target pengendalian penyakit tersebut.

Ani menilai peningkatan cakupan pengobatan perlu diikuti dengan langkah pencegahan yang lebih luas agar penularan dapat ditekan.

"Tantangan berikutnya adalah memperkuat pencegahan agar kasus TBC tidak terus muncul pada tahun-tahun berikutnya," katanya.

Melalui kegiatan pemantauan dan evaluasi di Kecamatan Taman Sari, Kemenkes mendorong peningkatan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program eliminasi TBC.

Langkah tersebut mencakup optimalisasi pelacakan kontak erat, perluasan pemberian terapi pencegahan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.

Pemerintah berharap penguatan langkah pencegahan dapat membantu menekan munculnya kasus baru dan mempercepat upaya eliminasi TBC di Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026