HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Natuna Siapkan Tiga Alternatif Lahan untuk Pembangunan SMA Unggul Garuda di Wilayah Perbatasan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemkab Natuna Siapkan Tiga Alternatif Lahan untuk Pembangunan SMA Unggul Garuda di Wilayah Perbatasan
Foto: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Natuna Agus Supardi saat dimintai keterangan oleh wartawan di Kantor Bupati Natuna, Rabu 4/11/2026 (sumber: ANTARA/Muhamad Nurman)

Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyiapkan tiga alternatif lahan untuk pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan realisasi program pendidikan unggulan nasional di wilayah perbatasan Indonesia.

Penyiapan lahan tersebut menjadi langkah pemerintah daerah untuk menunjukkan kesiapan Kabupaten Natuna sebagai salah satu calon lokasi pembangunan Sekolah Garuda yang merupakan program pendidikan unggulan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Natuna Agus Supardi mengatakan ketiga alternatif lokasi yang diusulkan berada di Pulau Bunguran Besar, Rabu.

Seluruh lahan tersebut berada di satu daratan dengan ibu kota Kabupaten Natuna sehingga dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung pembangunan dan operasional sekolah.

Pemkab Natuna memastikan ketersediaan lahan di daerah tersebut cukup untuk mendukung pembangunan SMA Unggul Garuda apabila pemerintah pusat menetapkan Natuna sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.

Tiga Lokasi Lahan SMA Unggul Garuda Disiapkan di Pulau Bunguran Besar

Agus menjelaskan bahwa alternatif lahan pertama berada di kawasan belakang Kantor Bupati Natuna yang menjadi salah satu lokasi utama yang ditawarkan pemerintah daerah.

Alternatif kedua berada di kawasan pertanian menuju arah Binjai, sedangkan alternatif ketiga terletak di kawasan perkebunan menuju arah SP 1.

"Ada tiga alternatif lahan, satu di bagian belakang kantor bupati, kemudian di kawasan pertanian menuju arah Binjai, satu lagi lahan perkebunan menuju arah SP 1," ujar Agus.

Menurut Agus, ketiga alternatif lokasi tersebut dinilai telah memenuhi persyaratan awal pembangunan sekolah, terutama dari aspek ketersediaan luas lahan dan posisi geografis.

Selain memiliki luas yang dianggap memadai, seluruh lokasi yang diusulkan berada di tepi jalan sehingga memiliki akses yang dapat memudahkan mobilitas menuju kawasan sekolah.

Ketersediaan akses jalan menjadi salah satu pertimbangan Pemkab Natuna dalam menentukan alternatif lokasi karena pembangunan sekolah unggulan membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Pemerintah daerah berharap ketiga alternatif lahan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menentukan lokasi yang paling sesuai untuk pembangunan SMA Unggul Garuda.

Pemkab Natuna Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Meski telah menyiapkan tiga alternatif lahan, Pemkab Natuna hingga kini belum memperoleh kepastian mengenai penetapan daerah tersebut sebagai lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda.

Agus mengatakan pemerintah daerah masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait kelayakan Kabupaten Natuna sebagai salah satu daerah penerima program pembangunan sekolah unggulan nasional.

"Kita sudah usulkan lahan, namun hingga saat ini kami masih menunggu kepastian lebih lanjut," kata Agus.

Penyiapan alternatif lokasi tersebut sekaligus menjadi bentuk keseriusan Pemkab Natuna dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan Indonesia.

SMA Unggul Garuda Ditujukan untuk Mencetak Generasi Berprestasi

SMA Unggul Garuda merupakan program pendidikan unggulan nasional yang digagas pemerintah untuk mencetak generasi muda Indonesia yang memiliki prestasi akademik, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.

Program tersebut diarahkan untuk mengembangkan potensi peserta didik berprestasi melalui sistem pendidikan unggulan sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan memiliki daya saing di tingkat internasional.

Keberadaan sekolah unggulan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan pendidikan berkualitas di berbagai daerah, termasuk wilayah perbatasan seperti Kabupaten Natuna.

Dengan ketersediaan lahan yang telah disiapkan, Pemkab Natuna berharap daerahnya dapat dipertimbangkan sebagai salah satu lokasi pembangunan sekolah unggulan nasional tersebut.

Namun, rencana pembangunan SMA Unggul Garuda di Kabupaten Natuna masih berada pada tahap pengusulan lokasi, sementara keputusan akhir mengenai penetapan daerah dan realisasi pembangunan sepenuhnya menunggu kepastian dari pemerintah pusat.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026