
Pantau - Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti (Usakti) sukses menyelenggarakan Kompetisi Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional (KRKTN) IX 2026 pada 3–4 November 2026 di Jakarta, dengan melibatkan 18 tim mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Indonesia.
Kompetisi tersebut mengangkat pemanfaatan analisis data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan kualitas serta mendukung pengambilan keputusan dalam sistem manufaktur produk remanufaktur.
Ketua Jurusan Teknik Industri Universitas Trisakti, Rina Fitriana, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang persaingan akademik, tetapi juga sarana memperluas jaringan dan pertukaran pengetahuan antarmahasiswa.
"Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman di bidang rekayasa kualitas," kata Rina dalam keterangan di Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Kompetisi Rekayasa Kualitas Diikuti 18 Tim dari 14 Perguruan Tinggi
Rina menjelaskan KRKTN merupakan kompetisi nasional yang secara konsisten diselenggarakan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Trisakti.
Menurutnya, program studi tersebut menjadi satu-satunya penyelenggara kompetisi khusus bidang rekayasa kualitas di Indonesia yang melibatkan perguruan tinggi dari berbagai daerah.
Penyelenggaraan KRKTN IX menjadi bagian dari komitmen Universitas Trisakti dalam mendukung pengembangan ilmu rekayasa kualitas.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan dalam menganalisis persoalan kualitas dan mengembangkan gagasan inovatif.
Kompetisi juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan akademik antara peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Rina berharap kegiatan tersebut dapat terus mendorong mahasiswa mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
KRKTN IX 2026 Angkat Pemanfaatan AI dan Analisis Data
KRKTN IX 2026 mengusung tema Utilizing Data Analytics and Artificial Intelligence (AI) for Quality Improvement and Decision Support in Remanufactured Product System.
Tema tersebut menyoroti pemanfaatan analisis data dan kecerdasan buatan dalam peningkatan kualitas serta pengambilan keputusan pada sistem manufaktur produk remanufaktur.
"Mengusung tema 'Utilizing Data Analytics and Artificial Intelligence (AI) for Quality Improvement and Decision Support in Remanufactured Product System' KRKTN IX 2026 mengangkat pemanfaatan analisis data dan kecerdasan buatan untuk mendukung peningkatan kualitas serta pengambilan keputusan dalam sistem manufaktur produk remanufaktur," ujar Rina.
Menurutnya, pengembangan kemampuan di bidang rekayasa kualitas perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan dan tantangan industri di Indonesia.
Kompetisi tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan yang memiliki potensi penerapan dalam kegiatan industri.
Selain itu, pemanfaatan teknologi analisis data dan AI menjadi salah satu fokus pengembangan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan kualitas.
Seminar Nasional Hadirkan Akademisi ITB dan Praktisi Komatsu
Selain kompetisi mahasiswa, KRKTN IX 2026 juga dirangkaikan dengan seminar nasional yang menghadirkan akademisi dan praktisi industri.
Seminar tersebut menghadirkan Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Drajat Irianto, serta praktisi industri dari PT Komatsu Indonesia, Prajoto Dewo Sriadi.
Kegiatan seminar membahas penerapan analisis data dan kecerdasan buatan dalam upaya meningkatkan kualitas proses maupun produk.
Pembahasan juga mencakup penggunaan data untuk mendukung pengambilan keputusan dalam kegiatan manufaktur.
Selain itu, seminar mengangkat konsep keunggulan kualitas (quality excellence) dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam operasional industri.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan memperluas wawasan mengenai penerapan rekayasa kualitas dalam dunia industri.
Tim TRIQUAL Universitas Trisakti Raih Juara Pertama
Dari 18 tim yang mengikuti kompetisi, Tim TRIQUAL dari Universitas Trisakti berhasil meraih juara pertama KRKTN IX 2026.
Posisi kedua ditempati Tim Lumora Ranger dari Universitas Katolik Parahyangan.
Sementara itu, Tim Ayam Geprek dari Telkom University berhasil meraih juara ketiga.
Untuk kategori juara harapan pertama, penghargaan diberikan kepada Tim Doa Ibu dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Adapun juara harapan kedua diraih Tim Sismanity dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Pengumuman pemenang menjadi bagian dari rangkaian penutupan kompetisi yang berlangsung pada Rabu (4/11/2026) di Universitas Trisakti, Jakarta.
Universitas Trisakti Dorong Inovasi Mahasiswa untuk Kebutuhan Industri
Rina berharap penyelenggaraan KRKTN dapat terus menjadi sarana pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang rekayasa kualitas.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk memperlihatkan kemampuan dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain.
Kompetisi juga diarahkan untuk mendorong lahirnya inovasi yang dapat digunakan dalam menghadapi berbagai tantangan industri nasional.
Dengan melibatkan mahasiswa, akademisi, dan praktisi industri, KRKTN IX 2026 menjadi wadah pertukaran pengetahuan mengenai peningkatan kualitas berbasis teknologi.
Universitas Trisakti berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus mendukung pengembangan ilmu rekayasa kualitas di Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan




