HOME  ⁄  Nasional

Kemenag Jadikan Masjid Istiqlal Pusat Diplomasi Dunia, Resmikan Russian Space untuk Perkuat Hubungan Indonesia-Rusia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenag Jadikan Masjid Istiqlal Pusat Diplomasi Dunia, Resmikan Russian Space untuk Perkuat Hubungan Indonesia-Rusia
Foto: (Sumber :Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakaan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, saat menyampaikan pidato dalam peresmian Russian Space di perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/11/2026). (ANTARA/Kuntum Khaira Riswan).)

Pantau - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya menjadikan Masjid Istiqlal di Jakarta sebagai pusat peradaban dunia dan sarana diplomasi lintas negara melalui pengembangan fasilitas edukasi, literasi, serta pengenalan budaya dari berbagai negara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian ruang budaya dan edukasi Russian Space di perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Farid F. Saenong, mengatakan fasilitas tersebut disediakan agar pengunjung Masjid Istiqlal dapat mengenal budaya dan tradisi negara lain.

Farid menyampaikan hal tersebut dalam pidato mewakili Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

"Fasilitas ini dihadirkan agar dapat dinikmati oleh para pengunjung Masjid Istiqlal. Sejak awal, kami di Masjid Istiqlal berupaya mewujudkan gagasan baik dari Imam Besar untuk menjadikan Istiqlal sebagai pusat peradaban dunia," kata Farid.

Masjid Istiqlal Dikembangkan sebagai Pusat Diplomasi Budaya

Farid menjelaskan bahwa pengembangan Masjid Istiqlal tidak hanya diarahkan untuk mendukung kegiatan keagamaan, tetapi juga memperluas fungsi edukasi dan hubungan antarbangsa.

Menurutnya, Masjid Istiqlal membuka kesempatan bagi negara-negara sahabat untuk memperkenalkan sejarah, kebudayaan, dan tradisi masing-masing kepada masyarakat Indonesia.

Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan ruang literasi budaya di kawasan perpustakaan masjid.

Fasilitas yang disediakan diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif kepada masyarakat yang berkunjung.

Kemenag juga mengajak berbagai pihak untuk berpartisipasi dalam pengembangan fasilitas tersebut.

"Oleh karena itu, kami mengundang berbagai pihak untuk turut menyediakan fasilitas di masjid ini, termasuk ruang-ruang dan sudut edukasi," katanya.

Farid menilai keberadaan ruang edukasi lintas negara merupakan bagian dari diplomasi agama dan budaya yang dapat mempererat hubungan antarmasyarakat.

Rusia Resmikan Russian Space di Perpustakaan Istiqlal

Peresmian Russian Space menjadi salah satu langkah pengembangan ruang budaya internasional di Masjid Istiqlal.

Fasilitas tersebut dirancang sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya, sejarah, dan tradisi Rusia kepada pengunjung.

Acara peresmian dihadiri Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov bersama sejumlah pihak terkait.

Tolchenov menyampaikan bahwa kerja sama di bidang keagamaan merupakan salah satu unsur penting dalam hubungan strategis Indonesia dan Rusia.

Menurutnya, penguatan kerja sama tersebut telah menjadi bagian dari kesepakatan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden RI Prabowo Subianto pada 2025.

Peresmian ruang budaya Rusia di Istiqlal menjadi salah satu bentuk kerja sama yang melibatkan kedua negara dalam bidang edukasi dan kebudayaan.

"Saya yakin bahwa ruangan ini akan menjadi langkah yang sangat penting dalam mempererat hubungan antara agama Rusia dan Indonesia, serta mempromosikan budaya dan tradisi Rusia di antara para warga Indonesia," ujar Tolchenov.

Amerika Serikat, China, dan Belanda Sudah Miliki Ruang Literasi

Farid mengatakan perpustakaan Masjid Istiqlal sebelumnya telah menyediakan ruang literasi budaya dari sejumlah negara.

Negara-negara yang telah memiliki fasilitas tersebut antara lain Amerika Serikat, China, dan Belanda.

Keberadaan ruang literasi tersebut memungkinkan pengunjung memperoleh informasi mengenai budaya dan sejarah dari berbagai negara dalam satu kawasan.

Kemenag berencana terus mengembangkan fasilitas serupa melalui kerja sama dengan negara-negara sahabat.

Selain Rusia, Pemerintah Turki juga dijadwalkan memiliki ruang budaya yang akan segera diresmikan di perpustakaan Masjid Istiqlal.

Pengembangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas fungsi perpustakaan sebagai pusat edukasi lintas budaya.

Dengan bertambahnya ruang literasi internasional, pengunjung Masjid Istiqlal diharapkan memperoleh kesempatan untuk mengenal keberagaman tradisi dan kebudayaan dunia.

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Keagamaan

Duta Besar Rusia Sergei Tolchenov menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia juga diperkuat melalui kerja sama di bidang keagamaan.

Ia menyebut kerja sama tersebut merupakan salah satu bagian dari kemitraan strategis kedua negara.

Menurut Tolchenov, hubungan di bidang keagamaan turut didukung melalui Kelompok Visi Strategis Rusia-Dunia Islam.

Kelompok tersebut menjadi wadah dialog dan kerja sama antara Rusia dengan negara-negara yang memiliki penduduk muslim.

Melalui forum tersebut, Rusia berupaya memperkuat hubungan dan komunikasi dengan berbagai negara dalam bidang keagamaan.

Tolchenov berharap keberadaan Russian Space di Masjid Istiqlal dapat memperluas pemahaman masyarakat Indonesia mengenai budaya dan tradisi Rusia.

Fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mendukung hubungan antarmasyarakat kedua negara melalui kegiatan edukasi dan pertukaran budaya.

Kemenag Dorong Istiqlal Jadi Ruang Pertemuan Antarbangsa

Kementerian Agama menilai penyediaan ruang edukasi internasional dapat memperkuat peran Masjid Istiqlal sebagai tempat pertemuan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Pengembangan fasilitas budaya dilakukan untuk mendukung gagasan menjadikan Istiqlal sebagai pusat peradaban dunia.

Farid menekankan pentingnya keterlibatan berbagai negara dalam menghadirkan fasilitas edukasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

Melalui kerja sama tersebut, Masjid Istiqlal diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran dan diplomasi budaya.

Peresmian Russian Space menjadi bagian dari pengembangan fasilitas internasional yang telah berjalan di perpustakaan Masjid Istiqlal.

Kemenag menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama lintas negara guna memperluas kegiatan edukasi dan mempererat hubungan antarbangsa.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026