Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Pemkot Makassar Siapkan Hadiah Ratusan Juta bagi RT/RW Aktif Kelola Lingkungan dan Sampah

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Makassar Siapkan Hadiah Ratusan Juta bagi RT/RW Aktif Kelola Lingkungan dan Sampah
Foto: (Sumber: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin didampingi Ketua PKK Makassar Melinda Aksa pada silaturahmi RT/RW Makassar, Minggu (8/02/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar.)

Pantau - Pemerintah Kota Makassar menyiapkan penghargaan dengan total nilai ratusan juta rupiah bagi RT dan RW yang dinilai paling aktif mengelola kebersihan lingkungan, mengolah sampah dari sumbernya, dan mendorong partisipasi warga dalam kegiatan kebersihan kolektif.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa kebersihan adalah fondasi utama kesehatan, dan apresiasi ini diberikan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menciptakan kota yang bersih dan sehat.

“Penghargaan akan diberikan kepada RT/RW terbaik pada akhir tahun, dengan hadiah mencapai ratusan juta rupiah. Ini untuk menunjukkan bahwa kita serius menjaga lingkungan. Kebersihan adalah dasar dari kesehatan,” ujarnya.

Dorong Bank Sampah dan Kerja Bakti Rutin

Munafri juga mengajak masyarakat dan perangkat RT/RW untuk mengintensifkan kerja bakti mingguan dan memanfaatkan bank sampah, terutama untuk limbah bernilai ekonomis seperti botol plastik, yang dapat dijual seharga Rp7.000–Rp8.000 per kilogram.

Ia menilai bahwa pendekatan ini bukan hanya menjaga lingkungan, tapi juga bisa memberi tambahan penghasilan bagi warga di tingkat komunitas.

Terkait kebijakan retribusi sampah, Munafri menegaskan bahwa pembebasan biaya hanya berlaku untuk warga kurang mampu, salah satu indikatornya adalah rumah dengan daya listrik 900 watt.

“Kalau tinggal di perumahan real estate, tidak bisa minta gratis sampah. Ini soal keadilan,” tegasnya.

RT/RW Wajib Unduh Aplikasi Lontara, Tindak Aduan Warga Maksimal Dua Hari

Dalam kesempatan yang sama, Munafri memperkenalkan sistem pengaduan berbasis aplikasi Lontara yang kini menjadi wajib diunduh oleh seluruh RT dan RW.

Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah warga dalam menyampaikan keluhan terkait jalan rusak, sampah, dan drainase, serta memastikan laporan ditindaklanjuti dengan cepat.

“Aduan yang tidak ditindaklanjuti dalam dua hari akan langsung masuk ke ponsel pribadi saya untuk segera dievaluasi,” ujar Munafri.

Ia mengklaim bahwa kebijakan cepat tanggap ini turut berkontribusi pada berkurangnya banjir di Makassar tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Melalui insentif, sistem digital, dan partisipasi aktif warga, Pemkot Makassar berupaya menjadikan pelayanan lingkungan lebih transparan, cepat, dan berkeadilan.

Penulis :
Gerry Eka