
Pantau - Personel TNI dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 908/Gaja Dompak memperbaiki jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang kembali putus akibat banjir bandang susulan pada 16 Februari 2026.
Jembatan tersebut menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dan Desa Sigiring-giring yang sebelumnya sempat diperbaiki dan dapat dilalui kendaraan sebelum kembali hancur diterjang banjir.
Perwira Yonif TP 908/GD Letda Riswan Sinaga mengatakan “Jembatan yang kami bangun kembali ini untuk menghubungkan antardesa agar masyarakat tidak lagi terisolasi,”.
Personel TNI saat ini mengumpulkan batu kali dan merakit jembatan Aramco sebagai solusi sementara agar akses warga kembali terbuka.
Sebanyak 100 personel TNI diterjunkan untuk mempercepat proses perbaikan infrastruktur tersebut.
Warga masih dapat menyeberangi Sungai Tukka, namun kondisi itu berisiko tinggi terutama saat hujan turun dan debit air meningkat.
Jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses utama bagi warga Desa Sigiring-giring menuju wilayah lain di Kecamatan Tukka.
Tanpa jembatan, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.
Perbaikan ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Tapanuli Tengah.
- Penulis :
- Gerry Eka







