Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Dua Warga Situbondo Dilaporkan Hilang Setelah Banjir Bandang Akibat Luapan Sungai

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Dua Warga Situbondo Dilaporkan Hilang Setelah Banjir Bandang Akibat Luapan Sungai
Foto: (Sumber: Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat di lokasi terdampak banjir bandang di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jawa Timur. Minggu (8/3/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto.)

Pantau - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut dua warga dilaporkan hilang diduga terseret banjir akibat luapan sungai yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Banjir tersebut juga mengakibatkan ribuan rumah warga terdampak di beberapa kecamatan.

Dua warga yang dilaporkan hilang pada Sabtu 7 Maret adalah Tohari alias Pak Has berusia 40 tahun warga Desa Patemon serta Jaelani warga Desa Sumberanyar Kecamatan Jatibanteng.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, “Tadi kami juga mendapatkan laporan bahwa ada dua warga dari Desa Patemon dan Sumberanyar Kecamatan Jatibanteng dinyatakan hilang.”

Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Lubawang yang menerjang wilayah tersebut pada Sabtu malam.

Menurut Rio, banjir kali ini lebih besar dibandingkan banjir yang terjadi pada 21 Januari sebelumnya.

Ia menyebut bencana tersebut cukup parah karena menyebabkan kerusakan rumah warga serta infrastruktur.

Pemerintah daerah kemudian meningkatkan status tanggap darurat untuk penanganan pascabencana.

Rio juga menyebut banyak tembok pagar roboh serta pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang pada malam sebelumnya.

Dua Warga Hilang Saat Beraktivitas di Sekitar Sungai

Kapolsek Besuki Iptu Agus Nurahmadi mengatakan dua warga yang hilang dilaporkan oleh keluarga masing-masing.

Tohari alias Pak Has dilaporkan sedang mencari rumput di sekitar sungai yang meluap sebelum banjir bandang terjadi.

Keluarga bersama warga telah melakukan pencarian sejak Sabtu petang namun hingga kini korban belum ditemukan.

Sementara Jaelani dilaporkan hilang setelah panen jagung di kawasan sungai di desanya.

Ia diduga terbawa arus sungai saat melintas di Dam Goa ketika dalam perjalanan pulang ke rumah.

Banjir Melanda Enam Kecamatan

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo mencatat banjir akibat luapan sungai terjadi di enam kecamatan.

Kecamatan tersebut meliputi Banyuglugur, Besuki, Jatibanteng, Mlandingan, Bungatan, dan Kendit.

Di Kecamatan Banyuglugur banjir berdampak pada Desa Kalianget dan Desa Banyuglugur.

Di Kecamatan Besuki banjir melanda Desa Kalianget Besuki, Kalimas Bloro, dan Pesisir.

Di Kecamatan Jatibanteng banjir terjadi di Desa Jatibanteng dan Wringin Anom.

Di Kecamatan Mlandingan banjir berdampak pada Desa Selomukti dan Sumberpinang.

Di Kecamatan Bungatan banjir melanda Desa Bungatan.

Di Kecamatan Kendit banjir terjadi di Desa Klatakan dan Desa Kendit.

Penulis :
Gerry Eka