Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Tiga Lansia Dievakuasi Saat Banjir 1,5 Meter Rendam Kalisari Pasar Rebo

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Tiga Lansia Dievakuasi Saat Banjir 1,5 Meter Rendam Kalisari Pasar Rebo
Foto: (Sumber: Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) mengevakuasi tiga warga lanjut usia (lansia) yang terdampak banjir di wilayah Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Sabtu (21/3/2026) malam. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.)

Pantau - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengevakuasi tiga lansia terdampak banjir setinggi 150 sentimeter di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Sebanyak tiga warga berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat akibat banjir di Kalisari, Pasar Rebo,".

Tiga lansia tersebut adalah Ipong Hanipah (70), Muniran (74), dan Suminah (73) yang tidak dapat keluar rumah akibat tingginya genangan air.

Laporan evakuasi diterima pada pukul 18.11 WIB dari Lurah Kalisari dengan lokasi di Gang Dolang I Blok C No.70 RT 08 RW 11.

"Petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan adanya warga yang membutuhkan bantuan evakuasi akibat genangan air yang cukup tinggi,".

Proses evakuasi dimulai pukul 18.26 WIB dan selesai pada pukul 19.30 WIB.

Tim mengerahkan dua unit Quick Response dan lima personel yang dipimpin Ahmad Fauzi.

Banjir dengan ketinggian air sekitar 150 sentimeter berdampak pada dua RT dengan sekitar 1.000 warga terdampak.

Petugas juga membantu warga lain serta memastikan kondisi lokasi dalam keadaan aman.

"Seluruh personel kami siagakan untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir,".

Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan.

"kami bersama petugas gabungan terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan,".

Situasi setelah evakuasi dilaporkan terkendali dan seluruh korban berhasil diselamatkan.

Petugas terus bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan akibat intensitas hujan yang masih tinggi.

Penulis :
Gerry Eka