Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Banjir Surut di Kebon Pala, Warga Mulai Bersihkan Lumpur Sisa Genangan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Banjir Surut di Kebon Pala, Warga Mulai Bersihkan Lumpur Sisa Genangan
Foto: (Sumber: Warga Kebon Pala membersihkan lumpur dan sisa material yang terbawa air ke dalam rumah usai banjir setinggi 125 sentimeter (cm) surut di Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu (22/3/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza.)

Pantau - Warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur mulai membersihkan lumpur dan sisa material setelah banjir setinggi hingga 125 sentimeter surut pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketua RT setempat menyampaikan, "Sekarang sudah surut, warga tinggal bersih-bersih sisa lumpur sama kotoran yang masuk terbawa air."

Ketinggian air yang sebelumnya mencapai 125 sentimeter berangsur turun menjadi sekitar 25 sentimeter.

Sejak pagi, warga bergotong royong membersihkan rumah dan lingkungan.

Lumpur tebal terlihat menutupi lantai rumah, perabotan, hingga jalan lingkungan.

Warga menyiram lantai, mengeruk lumpur, serta mengevakuasi barang yang terdampak banjir.

Banjir mulai terjadi sejak Sabtu pagi saat warga hendak melaksanakan salat Idul Fitri.

Ketinggian awal air sekitar 50 sentimeter sebelum terus meningkat hingga malam hari.

"Sehabis sholat, air kemudian terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada malam hari," ujar Ketua RT.

Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi, luapan Kali Ciliwung, serta kiriman air dari wilayah Bogor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat masih ada 46 RT di Jakarta Timur yang terdampak banjir.

Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter.

Kepala BPBD menyampaikan, "Penyebab banjir akibat curah hujan tinggi, dan meluapnya Kali Cipinang, Kali Cilangkap, dan Kali Sunter."

Hujan deras juga menyebabkan kenaikan status siaga di sejumlah pos pemantauan air.

Kondisi tersebut memicu genangan luas di wilayah Jakarta Timur.

Penulis :
Gerry Eka