
Pantau - FIFA telah mengirim surat kepada PSSI untuk meminta agar rumput Jakarta International Stadium (JIS) diganti apabila ingin menjadi venue pelaksanaan Piala Dunia U-17.
Dalam email yang terkirim pada 20 Juli lalu, FIFA meminta rumput hybrid yang ada pada JIS diganti. Hal tersebut berdasar atas rekomendasi dari Manajer Lapangan Senior FIFA, Alan Ferguson.
Seperti diketahui, JIS merupakan salah satu dari delapan venue yang diajukan untuk menggelar Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung pada 10 November sampai 2 Desember 2023.
Pengamat sepak bola, Kusnaeni menyambut baik rekomendasi FIFA yang ingin rumput JIS diganti. Ia mengatakan, hal tersebut sangat wajar lantaran JIS sangat jarang dipakai sehingga membuat kualitas rumput stadion itu menurun.
“Bagus. Menurut saya tidak masalah diganti karena pada dasarnya ini mau Piala Dunia (U-17) dan JIS itu termasuk stadion yang jarang digunakan,” kata Bung Kus, sapaan akrabnya, Rabu (26/7/2023).
“Stadion yang lama tidak dipakai tentu perawatannya juga secara otomatis tidak maksimal, beda dengan stadion yang rutin dipakai,” lanjutnya.
Bung Kus mengatakan, ini menjadi momentum yang bagus karena saat ini negara benar-benar hadir serius untuk menyempurnakan sarana dan prasarana stadion yang ada di Indonesia untuk Piala Dunia U-17.
"Jadi bagi saya itu momentum untuk memanfaatkan kesungguhan negara untuk memperbaiki sarana prasarana yang selama ini kita punya,” kata Bung Kus.
Bung Kus menambahkan, tidak hanya rumput saja yang harus menjadi fokus, melainkan juga fasilitas penunjang lain, seperti akses transportasi dan kantong parkir.
“Persoalan akses yang kemarin ramai diperdebatkan juga disempurnakan sekalian,” pungkasnya.
- Penulis :
- Aditya Andreas









