Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Sabalenka Juara Brisbane 2026, Angkat Trofi WTA ke-22 dan Bidik Gelar Australian Open

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Sabalenka Juara Brisbane 2026, Angkat Trofi WTA ke-22 dan Bidik Gelar Australian Open
Foto: (Sumber: Aryna Sabalenka mencium trofi Brisbane International usai mengalahkan petenis Ukraina Marta Kostyuk pada babak final WTA 500 Brisbane di Brisbane, Australia, Minggu (11/1/2026). (WTA).)

Pantau - Aryna Sabalenka menjuarai Brisbane International 2026 usai mengalahkan petenis Ukraina, Marta Kostyuk, dengan skor 6-4, 6-3 dalam waktu 1 jam 18 menit di partai final turnamen WTA 500, Minggu (11/1).

Kemenangan ini menjadi gelar Brisbane kedua secara beruntun bagi Sabalenka, sekaligus trofi kelimanya di Australia dan trofi WTA ke-22 sepanjang karier, melewati catatan seniornya, Victoria Azarenka.

Sepanjang turnamen, Sabalenka tampil sempurna tanpa kehilangan satu set pun.

Tampil Dominan Sejak Awal

Sabalenka membuka laga final dengan langsung unggul 3-0 sebelum Kostyuk sempat menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Namun Sabalenka kembali menguasai permainan dan menutup set pertama dengan dominan, mencatatkan 100% poin kemenangan dari servis pertamanya.

Di set kedua, Sabalenka kembali tampil agresif dan unggul cepat 3-0, sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-3.

Secara statistik, Sabalenka mencatat 81% kemenangan dari servis pertama, hanya menghadapi tiga break point, dan kehilangan satu di antaranya.

Perjalanan ke Final dan Target Grand Slam

Sebelum menjuarai turnamen ini, Sabalenka menyingkirkan Madison Keys dan Karolina Muchova, lalu menutupnya dengan kemenangan atas Kostyuk di final.

Di sisi lain, Kostyuk mencapai final setelah mengalahkan Amanda Anisimova, Mirra Andreeva, dan Jessica Pegula.

Meski kalah, Kostyuk akan kembali menembus peringkat 20 besar WTA per pekan depan.

Sabalenka kini mengalihkan fokusnya ke Australian Open 2026.

Setelah menjadi runner-up tahun lalu, ia akan tampil sebagai unggulan utama dan berambisi meraih gelar Grand Slam ketiganya di Melbourne.

Penulis :
Gerry Eka