Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Djokovic dan Jannik Sinner Berpeluang Bentrok di Semifinal Australian Open 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Djokovic dan Jannik Sinner Berpeluang Bentrok di Semifinal Australian Open 2026
Foto: (Sumber: Petenis Serbia Novak Djokovic berpose dengan trofi usai memenangi gelar ATP 250 Vanda Pharmaceuticals Hellenic Championship dengan mengalahkan petenis Italia Lorenzo Musseti di Athena, Yunani, Sabtu (8/11/2025). (Hellenic Championship).)

Pantau -  Novak Djokovic dan Jannik Sinner berpotensi saling berhadapan di babak semifinal Australian Open 2026 setelah berada di paruh undian yang sama pada turnamen major pertama musim ini.

Posisi undian tersebut membuka peluang pertemuan dua petenis papan atas dunia itu sebelum partai puncak di Melbourne Park.

Dalam catatan pertemuan head to head, Jannik Sinner saat ini unggul 6-4 atas Novak Djokovic setelah sebelumnya Djokovic sempat memimpin dengan skor 4-1.

Sinner pernah menyingkirkan Djokovic di semifinal Australian Open 2024 dalam perjalanannya meraih gelar Grand Slam pertamanya.

Tanggapan Sinner soal Undian dan Tim Pelatih

Menanggapi hasil undian, petenis Italia berusia 24 tahun tersebut menilai persaingan di turnamen besar selalu berat sejak awal.

“Undiannya sangat sulit, tidak peduli siapa lawan Anda,” ungkap Sinner.

Ia juga menegaskan pandangannya mengenai persaingan di level tertinggi tenis dunia.

“Kami adalah pemain terbaik di dunia dan jalannya sangat, sangat panjang dan sangat jauh. Kami akan menjalaninya hari demi hari,” ujarnya.

Sinner turut membahas kelanjutan kerja samanya dengan pelatih asal Australia Darren Cahill yang sebelumnya sempat dikabarkan akan pensiun.

“Kami melakukan percakapan yang menyenangkan di akhir tahun dan sangat menyenangkan untuk berbagi setidaknya satu musim lagi dengannya,” katanya.

“Dia memberikan begitu banyak ketenangan dan saya merasa sangat aman bersamanya, dan bukan hanya saya, tetapi juga seluruh tim. Ini luar biasa, terutama bermain di sini, bermain di Australia dengan satu anggota tim Australia,” tambahnya.

Target Djokovic, Sinner, dan Sorotan Undian Lain

Novak Djokovic yang kini berusia 38 tahun mengincar gelar Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya untuk memecahkan rekor bersama Margaret Court sebagai peraih gelar tunggal Grand Slam terbanyak sepanjang sejarah tenis.

Jannik Sinner sebagai unggulan kedua membidik gelar ketiga berturut-turut di Melbourne Park sekaligus gelar Grand Slam kelimanya secara keseluruhan.

Pada babak pertama, Djokovic dijadwalkan menghadapi petenis Spanyol Pedro Martinez, sementara Sinner akan mengawali turnamen melawan petenis kidal asal Prancis Hugo Gaston.

Carlos Alcaraz sebagai peringkat satu dunia juga menjadi sorotan setelah berada di paruh undian yang sama dengan rivalnya Alexander Zverev.

Petenis Spanyol tersebut bertekad meraih gelar major ketujuh sekaligus menyelesaikan Career Grand Slam setelah sebelumnya menjuarai French Open, Wimbledon, dan US Open.

Alcaraz akan memulai perjalanannya melawan petenis tuan rumah Adam Walton, sementara laga menarik lainnya mempertemukan Alex de Minaur dengan Matteo Berrettini.

Alexander Zverev dijadwalkan menghadapi Gabriel Diallo dalam pertemuan pertama mereka, sedangkan petenis tuan rumah Thanasi Kokkinakis mengumumkan pengunduran dirinya sebelum upacara pengundian.

Penulis :
Ahmad Yusuf