
Pantau - Jorge Martin menyatakan harapannya untuk bangkit dan terus berkembang bersama Aprilia Racing dalam menghadapi musim MotoGP 2026, usai melalui tahun yang penuh cedera serius.
Pembalap asal Spanyol tersebut pindah dari tim Prima Pramac ke Aprilia pada musim lalu, namun kesulitan menunjukkan performa terbaik akibat rentetan kecelakaan yang dialaminya sepanjang musim.
Cedera Ganggu Penampilan Musim Lalu
Martin mengalami beberapa cedera serius, dimulai dari patah tulang pergelangan tangan kiri saat tes pramusim.
Ia kemudian mengalami kecelakaan dalam Sprint Race MotoGP Jepang yang menyebabkan patah tulang selangka kanan.
Cedera kembali datang di MotoGP Qatar, saat ia mengalami patah tulang rusuk akibat insiden balapan.
Kondisi tersebut membuatnya absen cukup lama dan gagal tampil maksimal di musim perdananya bersama Aprilia.
"Setelah pengalaman kami tahun lalu dan ujian penting di Valencia, tujuan kami sekarang adalah terus berkembang bersama," ungkapnya.
Martin menambahkan bahwa timnya kini memahami titik-titik kelemahan yang harus diperbaiki dan siap bekerja keras sejak awal musim.
Dengan kondisi fisik yang sudah 100% pulih, ia menargetkan kemenangan dan bersaing di posisi teratas klasemen musim ini.
Siap Tampil Maksimal di Atas RS-GP26
Aprilia Racing telah melakukan penyempurnaan pada motor RS-GP26 untuk menghadapi musim baru.
Martin optimistis, jika seluruh aspek mulai dari performa fisik, teknis motor, hingga kekompakan tim berjalan optimal, maka peluang meraih gelar juara dunia terbuka lebar.
Tes pramusim dijadwalkan akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari 2026 sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum musim dimulai.
- Penulis :
- Gerry Eka







