Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Klasifikasi Atlet Disabilitas Indonesia di APG 2025 Berjalan Lancar, Target Medali Siap Ditetapkan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Klasifikasi Atlet Disabilitas Indonesia di APG 2025 Berjalan Lancar, Target Medali Siap Ditetapkan
Foto: (Sumber: Atlet para renang Indonesia Jendi Pangabean (kiri), berlatih untuk persiapan menghadapi ASEAN Para Games Thailand 2025, di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). ANTARA/Donny Aditra (ANTARA).)

Pantau - Proses klasifikasi atlet disabilitas Indonesia untuk ASEAN Para Games (APG) 2025 dinyatakan berjalan sesuai harapan, menurut keterangan Koordinator tim dokter kontingen Indonesia, Retno Setianing.

Klasifikasi dilakukan selama dua hari terakhir dan menjadi dasar penting dalam menentukan target medali bagi para atlet.

"Setelah atlet masuk kategori tertentu, target medali otomatis bisa ditetapkan," ungkapnya.

Jaminan Kompetisi Adil melalui Klasifikasi

Klasifikasi dalam olahraga disabilitas bertujuan memastikan keadilan kompetisi dengan menempatkan atlet dalam kategori berdasarkan tingkat disabilitas mereka.

Retno menjelaskan bahwa meskipun tingkat disabilitas berbeda, klasifikasi menjamin kesetaraan kompetisi.

Sebagai contoh, atlet lumpuh bisa bertanding melawan atlet amputasi jika berada dalam kategori yang dianggap setara.

Tiga kategori utama dalam sistem klasifikasi adalah tunadaksa (PI), tunanetra (VI), dan tunagrahita (II), masing-masing dengan sub-klasifikasi yang lebih rinci.

Kelancaran proses klasifikasi ini didukung oleh persiapan yang matang dari tim Indonesia, termasuk studi dan perencanaan kelas atlet sebelum keberangkatan.

Tim dokter juga memberikan pendampingan khusus kepada sejumlah atlet, terutama yang memerlukan pengawalan ketat, demi memastikan seluruh peserta dapat lolos klasifikasi dan berpartisipasi di APG 2025.

Target Masuk Tiga Besar

Indonesia menargetkan perolehan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu dalam ajang APG 2025.

Retno menyampaikan harapan besar terhadap pencapaian kontingen Indonesia.

"Diharapkan target itu akan tercapai, syukur-syukur melampaui," ia menegaskan.

Penulis :
Gerry Eka