
Pantau - ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, pada 20–26 Januari 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen Indonesia yang harus menyesuaikan target prestasi akibat sejumlah kendala teknis dan kebijakan dari tuan rumah.
Meski memiliki rekam jejak dominan dalam tiga edisi terakhir, Indonesia secara signifikan menurunkan target perolehan medali pada edisi ke-13 ini.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia menetapkan target 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu, dengan harapan finis di tiga besar klasemen akhir.
Target Turun Drastis Dibanding Edisi Sebelumnya
Penurunan target ini sangat kontras dengan pencapaian luar biasa di ASEAN Para Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja, di mana Indonesia meraih 159 emas, 148 perak, dan 94 perunggu serta menjadi juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Bahkan di ASEAN Para Games 2022 di Solo, Indonesia berhasil mengoleksi 175 medali emas, dan pada 2017 di Kuala Lumpur meraih 126 emas.
Dari total 11 edisi ASEAN Para Games, Indonesia telah empat kali menjadi juara umum dan hampir selalu finis di posisi dua besar.
Penurunan target kali ini bukan karena berkurangnya ambisi, melainkan karena kebijakan panitia penyelenggara Thailand yang memangkas 63 nomor pertandingan, banyak di antaranya merupakan nomor unggulan Indonesia.
Cabang olahraga yang terdampak paling besar adalah atletik dan akuatik, yang selama ini menjadi lumbung medali emas bagi Indonesia.
Perubahan itu membuat target awal sekitar 120 medali emas tidak lagi realistis.
Thailand sendiri diproyeksikan akan menjadi juara umum pada edisi ini, sebagaimana terlihat dari SEA Games 2025 di mana negara tersebut meraih 233 emas, unggul jauh dari Indonesia yang hanya meraih 91 emas.
Kirim 290 Atlet, Indonesia Andalkan Cabang Unggulan
Meski dalam posisi tidak menguntungkan, Indonesia tetap mengirim kekuatan penuh dengan total 290 atlet yang akan bertanding di 18 cabang olahraga.
Beberapa cabang olahraga masih menjadi andalan Indonesia dalam meraih medali emas.
NPC Indonesia menargetkan:
- 25 medali emas dari cabang atletik
- 12 medali emas dari catur
- 11 medali emas dari tenis meja
Strategi ini mencerminkan upaya mempertahankan daya saing Indonesia melalui sektor-sektor yang secara konsisten menyumbang prestasi tinggi.
Kendati menghadapi keterbatasan dan tekanan tuan rumah, Indonesia tetap berkomitmen tampil optimal dan menjunjung semangat sportivitas dalam ajang multinasional ini.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







