
Pantau - Kontingen Indonesia menutup perjuangan di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand dengan panen medali pada hari terakhir pertandingan, Minggu (25 Januari 2026), dan finis di posisi kedua klasemen akhir perolehan medali.
Data ini diperoleh dari laman resmi APG yang dipantau di Jakarta.
Medali disumbangkan dari berbagai cabang olahraga sepanjang pertandingan di Nakhon Ratchasima.
Lumbung Emas dari Para Atletik hingga Para Renang
Cabang para atletik menyumbang lima emas, satu perak, dan dua perunggu.
Emas diraih oleh Angin Reza Pramana Perangin (lempar cakram putra F43/F44), Nomleni Alfin (lari 1.500 meter putra T20), Ubaidillah Muhammad Dimas (lompat jauh putra T11), Fauzi Ahmad (tolak peluru putra F37), dan Priyanti Lia (tolak peluru putri F44).
Cabang para renang menjadi penyumbang terbesar dengan tujuh emas, delapan perak, dan tiga perunggu.
Jendi Panggabean menjadi salah satu peraih emas di nomor 100 meter gaya bebas putra S9, bersama perenang lainnya seperti Januari, Harsanto Mutiara Cantik, Aris Wibawa, dan Siti Aisyah.
Tim estafet 4x100 meter putra S1–S10 juga sukses mempersembahkan emas.
Di cabang para bulu tangkis, Indonesia meraih enam emas dari sembilan nomor pertandingan, menjadikan Indonesia sebagai kandidat kuat juara umum di cabang ini.
Nama-nama seperti Ramdani Hikmat, Dheva Anrimusthi, Subhan, dan Supriadi turut menyumbang emas.
Performa Merata di Banyak Cabang
Cabang para balap sepeda menghasilkan dua emas tambahan dari Nurfendi dan Muhammad Fadli Imammuddin pada nomor individual pursuit, melengkapi total tujuh emas, lima perak, dan empat perunggu di cabang ini.
Cabang para catur mencatatkan enam emas, 12 perak, dan tiga perunggu.
Sementara cabang boccia menyumbang satu emas dan dua perunggu.
Para panahan hanya meraih satu perak dan satu perunggu, namun hasil ini cukup menjadikan Indonesia sebagai juara umum di cabang tersebut.
Untuk pertandingan beregu, para voli duduk putra dan tim goalball masing-masing meraih satu perak, setelah kalah dari Myanmar dan Thailand di partai final.
Cabang para tenis meja menambah dua emas, empat perak, dan satu perunggu.
Total 393 Medali, Indonesia Akhiri APG 2025 di Posisi Kedua
Dengan hasil di hari terakhir, Indonesia menutup ASEAN Para Games 2025 dengan total 393 medali, terdiri dari:
135 emas
144 perak
114 perunggu
Capaian ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen akhir perolehan medali, menegaskan dominasi di berbagai cabang olahraga disabilitas Asia Tenggara.
- Penulis :
- Gerry Eka







