Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Magnesi Siap Hadapi Magsayo di Italia, Duel Penentuan Arah Gelar Dunia WBC Super Bulu

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Magnesi Siap Hadapi Magsayo di Italia, Duel Penentuan Arah Gelar Dunia WBC Super Bulu
Foto: (Sumber: Foto juara kelas bulu super World Boxing Council (WBC) Silver Michael Magnesi yang dipublikasikan dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Sabtu (14/2/2026). Instagram resmi Michael Magnesi @michael_lonewolf_.)

Pantau - World Boxing Council (WBC) secara resmi mengumumkan juara kelas bulu super 58,9 kg WBC Silver Michael Magnesi siap kembali naik ring menghadapi Mark Magsayo pada 27 Februari mendatang di Cave, Italia, sebagaimana dipantau di Jakarta, Sabtu.

WBC dalam pernyataan resminya menyebutkan, "Magnesi yang merupakan petinju peringkat satu kelas bulu super WBC dan salah satu petinju paling klinis di dunia saat ini siap kembali naik ring untuk membuktikan dirinya,".

Penetapan jadwal tersebut mengakhiri periode panjang yang diwarnai ketidakpastian dan rangkaian penundaan akibat berbagai faktor teknis maupun non-teknis yang sempat menggagalkan duel keduanya.

Meski demikian, penundaan itu tidak menghentikan ambisi petinju asal Italia tersebut karena ia tetap fokus menjaga kondisi fisik serta kesiapan mentalnya demi melanjutkan perjalanan menuju puncak dunia.

Dalam laga yang digelar di hadapan pendukungnya sendiri, Magnesi dijadwalkan melakoni pertarungan delapan ronde sebagai ujian penting untuk mengembalikan ritme bertarung dan mengukur kondisi fisiknya.

Pertarungan ini menjadi pijakan strategis menuju target utama Magnesi untuk merebut gelar juara dunia WBC sejati di kelas bulu super.

Petinju berjulukan "The Lone Wolf" itu akan naik ring dengan rekor 25 kemenangan, termasuk 13 kemenangan KO atau TKO, serta dua kekalahan.

Dengan pengalaman dan status sebagai juara WBC Silver, Magnesi membawa misi membuktikan bahwa posisinya di puncak divisi tidak dapat disangkal.

Di sisi lain ring, Mark Magsayo asal Filipina dikenal sebagai petinju agresif dengan daya pukul kuat serta pengalaman bertarung di level dunia.

Rekor Magsayo mencatatkan 28 kemenangan, termasuk 18 kemenangan KO atau TKO, serta dua kekalahan.

Namanya semakin dikenal setelah meraih gelar juara dunia kelas bulu 57,1 kg WBC pada 2022 usai menumbangkan Gary Russell Jr.

Meski kemudian kehilangan sabuk juara tersebut, pengalaman itu menjadikan Magsayo sebagai salah satu petinju paling berbahaya di divisinya.

WBC menegaskan bentrokan antara Magnesi dan Magsayo bukan sekadar pertarungan biasa, melainkan penanda dimulainya kembali perjalanan yang sempat terhenti namun tidak pernah benar-benar berhenti dan akan berperan penting dalam menentukan peta persaingan menuju gelar juara dunia WBC di kelas bulu super.

Penulis :
Aditya Yohan