Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Kejurnas Tinju 2026 di Ragunan Saring 49 Petinju, DKI Jakarta Juara Umum

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kejurnas Tinju 2026 di Ragunan Saring 49 Petinju, DKI Jakarta Juara Umum
Foto: (Sumber: Tim tinju DKI Jakarta berselebrasi setelah keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional Tinju di Jakarta, Minggu (15/02/2026). ANTARA/HO-PERBATI.)

Pantau - Kejuaraan Nasional Tinju 2026 yang digelar Pengurus Besar Tinju Indonesia pada 12-15 Februari 2026 di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar DKI Jakarta Ragunan, Jakarta Selatan, menyaring 49 petinju elit dan menetapkan DKI Jakarta sebagai juara umum.

Ketua Umum Pengurus Besar Tinju Indonesia Ray Zulham Farras menyampaikan harapan agar ajang tersebut mampu melahirkan petinju berkelas dunia untuk Indonesia.

Ray menyatakan, "Saya berharap dari Ragunan akan lahir petinju muda berbakat dan elit yang bisa mengulang kesuksesan Albert Papilaya Olimpiade dan La Paene Masarah menembus perempat finalis Olimpiade. Albert dan La Paena itu kan lahir dari Ragunan yang dulu dijadikan kawah candradimuka pembinaan atlet pelajar dari berbagai daerah."

Ia menekankan Ragunan sebelumnya menjadi tempat pembinaan atlet pelajar dari berbagai daerah yang melahirkan petinju legendaris seperti Albert Papilaya dan La Paene Masarah.

La Paene Masarah menyampaikan, "Saya dan Albert memang hasil binaan Pusat Pembinaan Latihan Pelajar bermarkas di Ragunan dengan biaya Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sekarang PPLP sudah tidak ada lagi yang ada hanya PPOP DKI Jakarta."

Proyeksi Pelatnas dan Agenda Internasional 2026

Komisi Teknik PERBATI Bonyx Saweho menjelaskan berdasarkan hasil penilaian wasit dan juri telah terjaring 49 petinju berkualitas dari 12 kelas U-19, 10 kelas U-23, dan 7 kelas elit.

Untuk kategori U-19 terdapat 8 kelas putra dan 3 kelas putri, kategori U-23 terdiri atas 6 kelas putra dan 4 kelas putri, sedangkan kategori elit terdiri atas 4 kelas putra dan 3 kelas putri.

Rincian atlet terpilih meliputi 17 petinju U-19 terdiri atas 14 putra dan 4 putri, 17 petinju U-23 terdiri atas 10 putra dan 7 putri, serta 15 petinju elit terdiri atas 9 putra dan 6 putri.

Bonyx menyampaikan, "Peraih medali emas di kejurnas ini dipastikan akan dipanggil masuk pelatnas ditambah dengan petinju elit yang tergabung dalam SEA Games ke-33 Thailand. Seperti Vicky Tahumil Junior, Maikhel Roberrd Muskita, Uswatun Hasanah."

Ia juga menyebut dirinya sebagai petinju Indonesia terakhir yang tampil di Olimpiade Athena 2004.

Sekretaris Jenderal PERBATI Hengky Silatang mengatakan, "Khusus petinju U-19 dan U-23 akan dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Tinju Asia atau Asian Boxing Championship U-19 & U-23 Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta, April. Sedangkan petinju elit akan dipersiapkan menghadapi Asian Games Nagoya 2026."

Untuk kelompok usia U-19 dan U-23, target utama adalah Kejuaraan Tinju Asia U-19 dan U-23 Tahun 2026 di Jakarta pada April 2026, sedangkan kategori elit difokuskan menuju Asian Games Nagoya 2026.

Dalam Kejurnas Tinju 2026 tersebut, DKI Jakarta keluar sebagai juara umum dengan raihan 16 medali emas, 7 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Penulis :
Aditya Yohan