
Pantau - World Boxing Council (WBC) mengumumkan juara dunia kelas bridger Kevin Lerena akan kembali menghadapi Ryad Merhy dalam laga perebutan gelar yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026 di Charleroi, Belgia.
WBC menyatakan, "Pertarungan itu bukan sekadar mempertahankan gelar, tetapi juga pertandingan ulang yang sarat dengan sejarah pribadi".
Kevin Lerena dan Ryad Merhy sebelumnya pernah bertemu pada Mei 2023 di Afrika Selatan.
Dalam pertemuan pertama tersebut, Lerena yang bertarung sebagai tuan rumah berhasil menang mutlak melalui keputusan juri atas Merhy.
Saat laga tersebut berlangsung, Lerena belum memegang sabuk juara dunia kelas bridger WBC.
Petinju asal Afrika Selatan itu baru meraih gelar juara dunia kelas bridger WBC pada Oktober 2024.
Gelar tersebut diperoleh setelah juara sebelumnya Lawrence Okolie memutuskan mengosongkan sabuk untuk naik ke divisi kelas berat.
Karena saat itu Lerena berstatus juara sementara atau interim, WBC kemudian mempromosikannya menjadi juara dunia penuh di kelas bridgerweight.
Duel Pembuktian di Belgia
Pertarungan ulang antara Lerena dan Merhy akan menjadi ajang pembuktian kemampuan keduanya di panggung dunia.
Laga tersebut akan mempertaruhkan sabuk juara dunia Green and Gold Bridgerweight.
Kevin Lerena memiliki rekor 31 kemenangan dengan 15 kemenangan melalui knockout dan empat kekalahan.
Ia bertekad mempertahankan gelar juara dunia sekaligus membuktikan bahwa kemenangan pada pertemuan pertama bukanlah kebetulan.
Kemenangan kedua atas Merhy juga akan memperkuat reputasinya sebagai salah satu petinju terbaik di divisi tersebut.
Merhy Incar Gelar di Hadapan Pendukungnya
Sementara itu Ryad Merhy akan tampil sebagai penantang peringkat satu WBC.
Petinju asal Belgia tersebut memiliki motivasi besar karena akan bertarung di hadapan pendukungnya sendiri di Charleroi.
Merhy memiliki catatan 35 kemenangan dengan 29 kemenangan melalui knockout dan tiga kekalahan.
Ia juga sedang dalam tren positif setelah meraih tiga kemenangan beruntun.
Laga ulang melawan Lerena menjadi kesempatan bagi Merhy untuk membalas kekalahan sebelumnya.
Pertarungan tersebut juga memberi peluang bagi Merhy untuk meraih gelar juara dunia di depan para penggemarnya.
WBC menyatakan bahwa pertandingan ini berpotensi menjadi malam bersejarah bagi dunia tinju di Belgia.
Pertarungan tersebut juga menegaskan komitmen WBC untuk menghadirkan laga kejuaraan dunia di berbagai negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







