
Pantau - Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berhasil melaju ke final Swiss Open 2026 setelah mengalahkan pemain China Li Shi Feng pada pertandingan semifinal di St. Jakobshalle, Basel.
Alwi menang dua gim langsung dengan skor 21-10, 21-19.
Kemenangan tersebut juga menjadi ajang balas dendam bagi Alwi atas kekalahannya dari Li Shi Feng pada China Open 2025.
Pada pertemuan sebelumnya Alwi kalah dengan skor 16-21, 9-21.
Dengan hasil tersebut rekor pertemuan keduanya kini menjadi imbang 1-1.
Hasil ini juga menjaga peluang Indonesia meraih gelar di sektor tunggal setelah Putri Kusuma Wardani lebih dulu memastikan tempat di final tunggal putri.
Alwi Tampil Dominan di Gim Pertama
Pada gim pertama semifinal Alwi tampil dominan sejak awal pertandingan.
Ia langsung unggul 4-2 dan terus menjaga keunggulan hingga interval dengan skor 11-4.
Permainan konsisten Alwi serta kesalahan sendiri dari lawan membuat keunggulan semakin melebar.
Alwi sempat memimpin 17-9 sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan skor 21-10.
Bangkit di Gim Kedua
Pada gim kedua Li Shi Feng mencoba bangkit dan tampil lebih menekan.
Li bahkan sempat unggul cukup jauh dengan skor 11-5 pada interval gim kedua.
Namun Alwi menunjukkan mentalitas kuat dengan perlahan mengejar ketertinggalan.
Ia memanfaatkan reli panjang dan serangan yang lebih terukur untuk memperkecil jarak poin.
Alwi kemudian berhasil membalikkan keadaan menjadi 18-16.
Momentum tersebut mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Setelah melalui reli ketat pada poin-poin akhir Alwi akhirnya memastikan kemenangan 21-19.
Pada partai final Alwi Farhan akan menghadapi pemain Jepang Yushi Tanaka.
Sementara Putri Kusuma Wardani akan menghadapi pemain Thailand Supanida Katethong pada final tunggal putri.
Sementara itu langkah Anthony Sinisuka Ginting terhenti di babak semifinal setelah kalah dari Yushi Tanaka dengan skor 17-21, 12-21.
Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah juga terhenti di semifinal setelah kalah dari pasangan China Cheng Xing dan Zhang Chi dengan skor 21-14, 15-21, 13-21.
- Penulis :
- Gerry Eka







