
Pantau - Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner akan saling berhadapan di final Monte-Carlo Masters dalam laga yang memperebutkan gelar juara sekaligus posisi nomor satu dunia.
Alcaraz yang merupakan juara bertahan berambisi meraih gelar keduanya di Monte-Carlo.
Ia mengatakan, "Saya rasa ini adalah tempat impian bagi semua orang."
Ia menambahkan, "Saya berjuang untuk gelar Monte Carlo kedua, dia berjuang untuk gelar pertamanya."
Alcaraz saat ini mendominasi peringkat satu dunia sejak mengalahkan Sinner di US Open.
Jika kembali menang, ia berpotensi memulai pekan ke-67 sebagai petenis nomor satu dunia.
Namun, ia mengakui tantangan ke depan dalam mempertahankan posisi tersebut.
Alcaraz mengatakan, "Sejujurnya, saya akan kehilangan peringkat satu dunia suatu saat nanti."
Ia juga menyebut, "Bahkan jika saya berhasil mempertahankannya, Jannik akan menambah beberapa poin di turnamen turnamen di mana ia tidak perlu mempertahankan poin apa pun."
Sinner memiliki peluang besar untuk merebut kembali posisi puncak dunia karena beban poin yang lebih ringan.
Ia mengatakan, "Kami memang banyak berlatih untuk meningkatkan kemampuan kami. Terutama pada servis dan juga mengubah strategi pengembalian bola serta poin poin pengembalian, mencoba meningkatkan intensitas dari awal hingga akhir, dan semuanya."
Menurutnya, pertandingan melawan Alcaraz menjadi bagian penting dari persiapan menuju turnamen besar berikutnya.
Sinner menyampaikan, "Bagaimanapun, menang atau kalah, itu akan menjadi masukan yang baik dan poin penting yang perlu kita tingkatkan."
Dalam rekor pertemuan, Alcaraz unggul 10 kemenangan berbanding 6 atas Sinner.
Keduanya mendominasi peringkat dunia sejak 2024 setelah era Novak Djokovic dan terus bersaing di level tertinggi selama hampir dua tahun terakhir.
- Penulis :
- Gerry Eka








