
Pantau - Pasangan para bulu tangkis Indonesia, Rina Marlina/Subhan, berhasil mempersembahkan medali emas kedua bagi kontingen para bulu tangkis Merah Putih pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Medali emas tersebut diraih setelah Rina/Subhan mengalahkan pasangan China, Lin Shuangbao/Zeng Qingtao, dalam pertandingan final nomor ganda campuran klasifikasi SH6 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Jumat.
Pasangan Indonesia harus menjalani pertandingan sengit selama tiga gim sebelum memastikan kemenangan dengan skor 16-21, 21-11, 21-15.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Rina/Subhan menjadi juara nomor ganda campuran SH6 setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan pada gim pertama.
Hasil ini menambah koleksi medali emas tim para bulu tangkis Indonesia menjadi dua keping pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Rina/Subhan Sempat Tertinggal setelah Kalah pada Gim Pertama
Pertandingan final nomor ganda campuran SH6 berlangsung ketat sejak awal ketika Rina Marlina/Subhan menghadapi perlawanan pasangan China, Lin Shuangbao/Zeng Qingtao.
Pasangan Indonesia mengawali pertandingan dengan permainan agresif dan berupaya memberikan tekanan untuk menguasai jalannya laga.
Namun, Lin/Zeng mampu mengatasi tekanan tersebut dengan permainan efektif yang membuat mereka berhasil mengumpulkan poin demi poin.
Pasangan China bahkan mencetak sejumlah angka secara beruntun sehingga Rina/Subhan kesulitan mengejar ketertinggalan.
Meskipun terus berusaha memberikan perlawanan, pasangan Merah Putih belum mampu membendung permainan lawan hingga akhirnya kehilangan gim pertama dengan skor 16-21.
Kekalahan pada gim pembuka membuat Rina/Subhan berada dalam situasi sulit karena harus memenangkan gim kedua untuk menjaga peluang meraih medali emas.
Bangkit pada Gim Kedua, Rina/Subhan Paksa China Main Tiga Gim
Memasuki gim kedua, Rina/Subhan menunjukkan kebangkitan dengan meningkatkan intensitas serangan dan memberikan tekanan lebih besar kepada pasangan China.
Pasangan Indonesia mulai memperbaiki efektivitas permainan sehingga mampu meredam serangan yang dilancarkan Lin Shuangbao/Zeng Qingtao.
Perubahan pola permainan tersebut memberikan hasil positif ketika Rina/Subhan mulai mendominasi perolehan angka dan membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Berbeda dengan gim pertama, pasangan Merah Putih tampil lebih efektif dalam mengendalikan pertandingan dan menjaga keunggulan atas wakil China.
Rina/Subhan berhasil mempertahankan momentum permainan hingga akhirnya merebut kemenangan gim kedua dengan skor meyakinkan 21-11.
Kemenangan tersebut membuat kedudukan pertandingan menjadi imbang 1-1 sekaligus memaksa laga final berlanjut ke gim ketiga untuk menentukan peraih medali emas.
Keberhasilan menyamakan kedudukan menjadi momentum penting bagi pasangan Indonesia untuk melanjutkan perjuangan pada gim penentuan.
Menang 21-15 pada Gim Penentuan, Rina/Subhan Pastikan Medali Emas
Memasuki gim ketiga, Rina Marlina/Subhan kembali menunjukkan permainan efektif dalam menghadapi tekanan yang diberikan pasangan China.
Pasangan Indonesia mampu mempertahankan momentum kebangkitan dengan berupaya mengendalikan jalannya pertandingan dan menjaga keunggulan dalam perolehan angka.
Lin Shuangbao/Zeng Qingtao tetap memberikan perlawanan untuk membalikkan keadaan, tetapi Rina/Subhan mampu mengatasi tekanan tersebut.
Pertandingan terus berlangsung dengan kedua pasangan berusaha mengumpulkan poin untuk memastikan kemenangan pada gim penentuan.
Rina/Subhan akhirnya berhasil menuntaskan perlawanan wakil China dengan kemenangan 21-15 pada gim ketiga.
Hasil tersebut memastikan pasangan Indonesia memenangkan pertandingan dengan skor akhir 16-21, 21-11, 21-15 sekaligus meraih medali emas nomor ganda campuran klasifikasi SH6.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Rina/Subhan yang berhasil membalikkan keadaan setelah lebih dahulu tertinggal satu gim.
Pasangan Merah Putih menutup pertandingan final dengan kemenangan dua gim berbanding satu atas Lin/Zeng dan memastikan gelar juara Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Indonesia Koleksi Dua Emas Para Bulu Tangkis dari Nomor Ganda Campuran
Keberhasilan Rina Marlina/Subhan menjuarai nomor ganda campuran SH6 menambah koleksi medali emas tim para bulu tangkis Indonesia menjadi dua keping pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Sebelumnya, medali emas pertama bagi tim para bulu tangkis Indonesia dipersembahkan oleh pasangan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani.
Leani/Hikmat berhasil meraih medali emas dari nomor ganda campuran klasifikasi SL3-SU5.
Dengan hasil tersebut, dua medali emas yang dikumpulkan tim para bulu tangkis Indonesia sama-sama berasal dari nomor ganda campuran dengan klasifikasi pertandingan berbeda.
Pasangan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani menyumbangkan emas melalui nomor SL3-SU5, sedangkan Rina Marlina/Subhan mempersembahkan emas dari nomor SH6.
Keberhasilan kedua pasangan menjadi bagian dari pencapaian kontingen para bulu tangkis Indonesia dalam ajang olahraga disabilitas tingkat Asia yang berlangsung di Jepang.
Kemenangan Rina/Subhan atas pasangan China melalui pertandingan tiga gim sekaligus melengkapi raihan dua medali emas Indonesia dari cabang olahraga para bulu tangkis pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
- Penulis :
- Leon Weldrick




