HOME  ⁄  Olahraga

IMI Siapkan Pembalap Muda Mandalika Racing Series untuk Bersaing di Asia Talent Cup

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

IMI Siapkan Pembalap Muda Mandalika Racing Series untuk Bersaing di Asia Talent Cup
Foto: Ketua IMI Moreno Soeprapto (kanan) bersama Direktur Utama MGPA Ananda Mikola (kiri) saat wawancara dengan wartawan saat menghadiri ajang MRS round final di Sirkuit Pertamina Mandalika, Minggu (8/11/2026).

Pantau - Ikatan Motor Indonesia (IMI) mendorong pembalap muda yang berkompetisi dalam Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series (MRS) 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, untuk melanjutkan karier ke ajang Asia Talent Cup.

Ketua IMI Moreno Soeprapto mengatakan pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada pembalap berprestasi agar memperoleh kesempatan mengikuti seleksi kejuaraan balap tingkat Asia tersebut.

"IMI akan memberikan rekomendasi kepada pembalap di ajang MRS tersebut agar bisa mengikuti seleksi Asia Talent Cup," kata Moreno saat menghadiri putaran final MRS di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (8/11/2026).

Menurut Moreno, pembalap yang berhasil meraih gelar juara dalam Mandalika Racing Series akan dimasukkan ke dalam basis data pembalap nasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah pemantauan prestasi sekaligus mendukung pengembangan karier pembalap muda Indonesia menuju kompetisi internasional.

Empat Pembalap Muda Dinilai Berpotensi Tembus Asia

Moreno menjelaskan bahwa IMI telah menyiapkan sistem pendataan pembalap berprestasi dari berbagai kejuaraan nasional.

"Melalui bank data itu, IMI melakukan pendataan secara sistematis terhadap pembalap-pembalap yang telah menunjukkan prestasi di berbagai kejuaraan nasional, termasuk di ajang Mandalika Racing Series," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, terdapat empat pembalap muda yang dinilai memiliki kemampuan menonjol dan berpotensi melanjutkan karier ke tingkat Asia.

"Empat pembalap ini potensinya sangat bagus dan tampil menonjol yang dinilai siap untuk bersaing di level Asia," katanya.

IMI berharap sistem pembinaan berjenjang tersebut dapat memperkuat keberlanjutan ekosistem balap motor nasional.

Moreno juga mengharapkan Mandalika Racing Series dapat melahirkan lebih banyak pembalap berprestasi seperti Veda Ega, Mario Aji, dan Kiandra Ramadhipa.

MGPA Dorong Pembinaan Pembalap Berkelanjutan

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola menilai pengembangan kejuaraan balap nasional harus dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, pembinaan yang konsisten diperlukan agar pembalap muda Indonesia memiliki kemampuan bersaing di tingkat internasional, termasuk dalam ajang MotoGP.

"Sirkuit Mandalika ini telah standar internasional, sehingga event yang digelar lebih berkualitas untuk melahirkan pembalap muda Indonesia," katanya.

Ananda menegaskan bahwa keberadaan Sirkuit Pertamina Mandalika menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan kualitas kejuaraan balap nasional.

Fasilitas berstandar internasional tersebut dinilai dapat memberikan pengalaman kompetisi yang lebih baik bagi para pembalap muda.

Mandalika Racing Series Terapkan Regulasi Internasional

MGPA terus mengembangkan penyelenggaraan Mandalika Racing Series dengan mengadaptasi peraturan balap internasional yang mengacu pada Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM).

Penerapan regulasi tersebut bertujuan membiasakan pembalap muda Indonesia dengan standar kompetisi yang berlaku di tingkat internasional.

Ananda mengatakan pemahaman terhadap aturan perlombaan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan selain peningkatan kemampuan mengendarai sepeda motor balap.

"Sejak awal kami memperkenalkan dan membiasakan mereka dengan regulasi balap internasional. Kami ingin para pembalap muda tidak hanya berkembang dari sisi kemampuan balap, tetapi juga memahami standar dan regulasi yang akan mereka hadapi ketika berkompetisi di jenjang yang lebih tinggi," katanya.

Melalui pembinaan dan penerapan standar internasional, IMI dan MGPA berharap Mandalika Racing Series dapat menjadi jalur pengembangan pembalap muda menuju Asia Talent Cup serta kompetisi balap dunia.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026