
Pantau - Fiat, anak perusahaan grup otomotif Stellantis, telah memutuskan untuk menghentikan produksi mobil listrik 500e karena penurunan permintaan yang terus terjadi.
Stellantis mengonfirmasi, jalur produksi 500e di pabrik Mirafiori, Turin, Italia, akan dihentikan selama empat pekan mulai 13 September 2024.
"Langkah ini diperlukan karena kurangnya permintaan, terkait kesulitan besar yang dialami di pasar mobil listrik Eropa oleh semua produsen, terutama produsen Eropa," ungkap Stellantis dalam pernyataannya kepada Reuters.
Penghentian produksi ini menandai pertama kalinya sejak 2007 tidak ada model 500 yang diproduksi di Eropa.
Produksi model 500 bermesin pembakaran dalam (ICE) sudah lebih dulu dihentikan karena tidak memenuhi regulasi keamanan siber, dan Fiat memilih untuk tidak memperbarui model tersebut.
Namun, model 500 masih diproduksi di Afrika Utara, meskipun tidak dapat dijual di Eropa karena perbedaan spesifikasi.
Fiat merencanakan peluncuran model hybrid berbasis 500e, yang akan dinamakan 500 Ibrida. Mobil ini diproyeksikan mulai diproduksi di pabrik Mirafiori bersama 500e, namun diperkirakan tidak siap hingga akhir 2025 atau bahkan 2026.
Fiat bukan satu-satunya produsen yang terdampak oleh penurunan pasar mobil listrik. Sejumlah produsen mobil besar, seperti Toyota, GM, Ford, Aston Martin, dan Mercedes-Benz, juga merombak strategi mereka, baik dengan memperpanjang masa produksi model ICE maupun mengembangkan model baru.
- Penulis :
- Aditya Andreas








