
Pantau - Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan akan tetap menjabat dan bekerja hingga detik terakhir masa jabatannya, meskipun menghadapi tekanan politik di dalam negeri.
Pernyataan ini disampaikan Macron dalam pidato kenegaraan Tahun Baru yang disiarkan oleh BFMTV.
"Saya akan bekerja hingga detik terakhir, berupaya setiap hari untuk memenuhi amanat yang telah Anda percayakan kepada saya", ujarnya.
Komitmen untuk Stabilitas Politik dan Pemilu 2027
Dalam pidatonya, Macron juga menekankan komitmennya untuk menjamin pemilihan presiden 2027 berlangsung damai, serta mencegah campur tangan asing dalam proses demokrasi Prancis.
Pernyataannya muncul di tengah situasi politik yang memanas pasca pemilihan parlemen sela tahun 2024, yang menyebabkan krisis politik dan pergantian pemerintahan yang berulang kali.
Tekanan terhadap Macron semakin besar seiring dengan munculnya seruan dari berbagai kekuatan politik agar ia mengundurkan diri dari jabatan presiden.
Masa Jabatan Berakhir 2027, Tidak Bisa Mencalonkan Lagi
Macron saat ini menjabat sebagai presiden untuk periode kedua, dan sesuai konstitusi Prancis, ia tidak dapat mencalonkan diri kembali dalam pemilihan presiden mendatang.
Pemilu presiden berikutnya dijadwalkan berlangsung pada April 2027.
Meskipun masa jabatannya tinggal beberapa tahun, Macron menegaskan akan tetap menjalankan mandatnya dengan penuh tanggung jawab hingga akhir masa tugas.
- Penulis :
- Gerry Eka







