
Pantau - Pemain bertahan Manchester United, Noussair Mazraoui, mengaku nyaman bermain di dua posisi sekaligus dalam skuad asuhan Ruben Amorim, yaitu sebagai bek kanan dan bek tengah.
Mazraoui menyebut kedua posisi itu sesuai dengan gaya bermainnya yang mengandalkan kemampuan bertahan serta kontribusi dalam serangan.
Sebagai bek sayap, Mazraoui lebih banyak bergerak naik turun lapangan, fokus pada duel satu lawan satu, melakukan umpan silang, dan membantu lini depan.
Sementara sebagai bek tengah, ia lebih bertugas mengatur permainan dari belakang dan mengantisipasi serangan balik lawan.
Pemain Serba Bisa dan Fleksibel
Mazraoui dikenal bukan sebagai pemain satu posisi saja.
Ia bahkan pernah ditempatkan sebagai playmaker atau pemain nomor 10 saat masih dilatih Erik ten Hag.
Menurut catatan dari situs Transfermarkt, Mazraoui pernah dimainkan di hampir semua posisi kecuali penyerang utama, sayap kanan, dan penjaga gawang.
Fleksibilitas inilah yang membuatnya tetap relevan dalam skuad meski baru mencatatkan lima penampilan di Liga Inggris musim 2025/2026 hingga November, tanpa mencetak gol atau assist.
Persaingan Ketat dan Peran Strategis
Mazraoui menghadapi persaingan ketat di posisi bek kanan dengan Diogo Dalot.
Di sektor bek tengah, ia bersaing dengan Matthijs de Ligt, Leny Yoro, Harry Maguire, Luke Shaw, dan Ayden Heaven.
Pelatih Ruben Amorim mengapresiasi kemampuannya yang multifungsi.
"Dia adalah tipe pemain yang kami butuhkan, terutama dalam sistem tiga bek," ungkap Amorim.
Mazraoui bergabung dengan MU pada Agustus 2024 dari Bayern Munchen bersama Matthijs de Ligt.
Meski belum banyak mendapat menit bermain, keunggulannya dalam mengisi berbagai posisi membuatnya menjadi opsi penting dalam rotasi tim.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti








