
Pantau - PSSI menegaskan bahwa Timnas Indonesia kini tidak lagi mengandalkan proyek jangka pendek, seiring dengan penunjukan pelatih baru, John Herdman, sebagai bagian dari strategi pembangunan sepak bola nasional jangka panjang.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin, PSSI menyebut bahwa Herdman tidak hanya ditugaskan sebagai pelatih kepala timnas senior, tetapi juga memiliki mandat lebih besar dalam proyek jangka panjang yang menyentuh berbagai aspek pengembangan sepak bola Indonesia.
Herdman Ditunjuk Gantikan Kluivert, Dikontrak Skema 2+2
John Herdman resmi diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu lalu, menggantikan Patrick Kluivert yang telah diberhentikan pada Oktober tahun sebelumnya.
Pelatih asal Inggris ini dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun, atau skema 2+2, sebagai bagian dari visi jangka panjang yang tengah dibangun oleh PSSI.
Selain melatih timnas senior, Herdman juga akan memegang tanggung jawab melatih timnas U-23.
Skema ini dirancang untuk memastikan adanya integrasi sistematis antara dua level tim nasional dalam rangka mempermudah transisi pemain muda ke skuad utama.
"PSSI memberi mandat besar kepada Herdman untuk menangani Timnas Senior sekaligus U-23, membangun kesinambungan skuad, hingga memperkuat fondasi pembinaan usia muda dan kapasitas pelatih lokal", ungkap PSSI dalam keterangannya.
Proyek Jangka Panjang dan Potensi Pemain Diaspora
Berdasarkan laporan dari The Canadian Press dan Toronto Star, Herdman memandang Indonesia bukan sekadar tantangan kompetitif, melainkan sebagai proyek pengembangan jangka panjang yang penuh potensi.
"Ini tentang menemukan proyek yang tepat, proyek yang bisa membuat Anda merasakan gairah dan intensitas para penggemar", ujarnya.
Ia juga menilai bahwa Indonesia memiliki sumber daya pemain lokal dan diaspora yang besar.
"Apa yang saya lihat, sumber talenta itu ada", kata Herdman.
"Rasanya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, potensi besar dengan para pemain lokal, tetapi juga memiliki kemampuan merekrut pemain berdarah campuran", tambahnya.
Sebelumnya, Herdman sukses membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen, sebuah pencapaian yang dianggap sejalan dengan ambisi Indonesia menuju panggung dunia.
Sambutan Positif dari Tokoh Sepak Bola Nasional
Langkah PSSI menunjuk Herdman mendapat sambutan positif dari sejumlah tokoh sepak bola nasional, termasuk legenda timnas Indonesia, Rully Nere.
"Kehadiran John Herdman bagus untuk perkembangan sepak bola Indonesia", ungkap Rully.
Ia berharap program yang dijalankan Herdman tidak hanya berfokus pada hasil di lapangan, tetapi juga pada aspek transfer ilmu.
"Para pelatih lokal bisa menimba ilmu dari John Herdman, terutama saat ia bersama staf kepelatihannya nanti aktif dalam berbagai kursus pelatih", ujarnya.
Senada dengan itu, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, berharap Herdman dapat membawa dampak positif untuk masa depan timnas Indonesia.
"Saya berharap prosesnya berjalan dengan baik untuk bisa masuk Piala Dunia", kata Souza.
- Penulis :
- Arian Mesa








