
Pantau - Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan bahwa keputusan meminjamkan Muhammad Rafli pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 didasari oleh pertimbangan profesional untuk mendukung keberlanjutan karier sang pemain.
Peminjaman Bukan karena Penurunan Kualitas
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui laman resmi I.League pada Rabu, Santos menegaskan bahwa peminjaman Rafli tidak berkaitan dengan penurunan kualitas maupun dedikasi.
Keputusan ini diambil melalui diskusi antara pemain, pelatih, dan manajemen klub.
"Rafli telah memainkan peran penting dalam sejarah Arema FC baru-baru ini. Melalui dedikasi, profesionalisme, dan komitmen yang kuat kepada klub, Rafli secara konsisten menunjukkan rasa hormat kepada lambang klub dan kepada para pendukung, berkontribusi baik di dalam maupun di luar lapangan," ungkapnya.
Santos menambahkan bahwa Rafli selalu menunjukkan sikap positif dan loyal terhadap proyek pembangunan tim.
Ia menilai masa peminjaman ini sebagai kesempatan penting bagi Rafli untuk berkembang dan kembali bersaing secara kompetitif.
"Saat ini, karena meningkatnya persaingan dalam skuat dan terbatasnya kesempatan bermain, klub percaya bahwa keputusan terbaik adalah mengizinkan Rafli bergabung dengan klub lain dengan status pinjaman, sehingga ia dapat memperoleh menit bermain reguler dan melanjutkan pengembangan profesionalnya," ujarnya.
Minim Kontribusi Musim Ini, Rafli Diharapkan Bangkit
Muhammad Rafli, 27 tahun, telah membela Arema FC sejak tahun 2017 dan mencatatkan total 159 penampilan di berbagai ajang.
Selama itu, ia menyumbang 11 gol dan 11 assist dengan total waktu bermain mencapai 6.102 menit.
Namun, pada musim 2025/2026 ini, Rafli kesulitan menembus skuad utama Arema dan hanya tampil lima kali dengan total waktu bermain 11 menit.
Hingga saat ini, klub tujuan peminjaman Rafli belum diumumkan secara resmi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








