Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Guendouzi Resmi Gabung Fenerbahce, Lazio Ucapkan Terima Kasih dan Doa Terbaik

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Guendouzi Resmi Gabung Fenerbahce, Lazio Ucapkan Terima Kasih dan Doa Terbaik
Foto: Gelandang Prancis, Matteo Guendouzi resmi tinggalkan Lazio untuk gabung Fenerbahce pada Jumat 9/1/2026 (sumber: Sslazio.it)

Pantau - Gelandang asal Prancis, Matteo Guendouzi, resmi meninggalkan Lazio dan bergabung dengan klub Turki, Fenerbahce, melalui transfer permanen.

Dalam pernyataan resmi di situs mereka, Lazio menyampaikan, "Lazio mengumumkan telah menjual Matteo Guendouzi secara permanen ke Fenerbahce SK. Pihak klub mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya", ungkap pihak klub.

Perjalanan Guendouzi Bersama Lazio

Matteo Guendouzi bergabung dengan Lazio pada musim panas 2023 setelah sebelumnya memperkuat Olympique de Marseille.

Selama berseragam Lazio, ia mencatatkan 111 penampilan dan menyumbang 6 gol.

Gelandang berusia 26 tahun itu dikenal karena determinasi tinggi dan semangat juangnya di lapangan, yang membuatnya menjadi salah satu pemain favorit para suporter.

Pelatih Maurizio Sarri bahkan pernah menyatakan bahwa Guendouzi adalah pemain yang ingin dijadikan fondasi tim untuk jangka panjang.

Namun, tawaran menarik dari Fenerbahce membuat manajemen klub memutuskan untuk melepas sang pemain.

Salam Perpisahan dari Guendouzi

Sebelum meninggalkan klub, Guendouzi sempat berpamitan secara emosional kepada para pendukung Lazio di Stadion Olimpico usai pertandingan imbang melawan Fiorentina pada Kamis, 8 Januari 2026.

Ia juga menyampaikan pesan perpisahan melalui video yang diunggah di kanal YouTube resmi klub.

"Saya hanya ingin menyapa dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh fans Lazio atas cinta yang kalian berikan sejak hari pertama saya tiba di bandara," ungkapnya.

Ia menambahkan, “Saya selalu berusaha jujur dan memberikan segalanya untuk seragam ini, karena kalian pantas mendapatkannya. Lazio akan selamanya terukir di hati saya.”

Penulis :
Leon Weldrick