
Pantau - Liga TopSkor Greater Jakarta musim 2026 resmi dimulai dengan mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah kompetisi, yakni mencapai 297 tim dari berbagai kelompok usia.
"Dari jumlah peserta boleh dibilang memecahkan rekor dari yang pernah ada. Kalau sebelumnya mungkin bisa menyentuh 250, sekarang sudah sampai 297, artinya hampir 300 tim yang ikut Liga TopSkor Greater Jakarta," ujar Direktur Liga TopSkor, Yusuf Kurniawan, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Kompetisi ini digelar di wilayah Jakarta dan sekitarnya, dan akan berlangsung dari Januari hingga Juni 2026.
Pertandingan Usia Muda dan Fasilitas Representatif
Liga TopSkor 2026 mempertandingkan delapan kelompok usia, mulai dari U-10 hingga U-17.
Pertandingan digelar di sejumlah lapangan representatif seperti Lapangan A, B, dan Rugby di Kompleks GBK Senayan, Stadion Soemantri Brodjonegoro, dan Lapangan PSF Academy.
Yusuf Kurniawan, yang juga dikenal sebagai Bung Yuke, menyatakan bahwa tingginya animo peserta mencerminkan antusiasme luar biasa terhadap sepak bola usia muda.
"Musim ini menunjukkan bagaimana tingginya antusiasme peserta. Animo yang sangat besar tersebut diharapkan akan sangat berguna untuk pengembangan pemain usia muda," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa semakin banyaknya peserta dapat membuka peluang lebih besar bagi pemain muda untuk terpantau oleh tim nasional Indonesia.
Pembukaan Meriah dan Rekam Jejak Liga
Opening Ceremony Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, pada Minggu pagi (11/1/2026), dan dihadiri lebih dari 750 pemain dari wilayah Jabodetabek.
Sejumlah tokoh hadir dalam pembukaan, antara lain Deputi 3 Peningkatan Prestasi Kemenpora Surono, Exco PSSI Bidang Sepak Bola Usia Muda Arya Sinulingga, dan Asisten Pelatih Timnas U-20 Indonesia Tommy Harianto.
Liga TopSkor juga digelar di 33 kota lain di Indonesia.
Selama 15 tahun penyelenggaraannya, kompetisi ini telah melahirkan sejumlah pemain muda berbakat yang memperkuat tim nasional, di antaranya Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Bagas Kaffa, Bagus Kaffa, Evandra Florasta, Zahaby Gholy, Zahra Musdalifah, dan Claudia Scheuneman.
- Penulis :
- Gerry Eka








