Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Persis Solo Kalahkan Semen Padang 3-2 Lewat Laga Dramatis dan Penalti Gagal di Liga 1

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Persis Solo Kalahkan Semen Padang 3-2 Lewat Laga Dramatis dan Penalti Gagal di Liga 1
Foto: (Sumber: Foto arsip - Pemain Persik Kediri Jose Enrique Rodriguez (kiri) bersama rekan setimnya Wigi Pratama (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persis Solo pada pertandingan BRI Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/12/2025). (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/sgd).)

Pantau - Persis Solo berhasil mencuri kemenangan penting atas tuan rumah Semen Padang FC dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion GOR Haji Agus Salim, Padang, Minggu (11/1).

Gol-gol Persis dicetak oleh Zanadin Fariz (45+4'), Kodai Tanaka (50'), dan Irfan Jauhari (90+1'), sementara dua gol Semen Padang disumbang oleh Irsyad Maulana dari titik penalti (36') dan Ricki Ariansyah di menit akhir (90+7').

Kemenangan ini membawa Persis Solo naik ke posisi 17 klasemen sementara dengan 10 poin, menyamai poin Semen Padang di posisi ke-16, namun masih kalah selisih gol.

Sempat Tertinggal, Persis Solo Bangkit di Babak Kedua

Semen Padang sebetulnya punya peluang unggul lebih dulu lewat penalti pertama, namun Cornelius Stewart gagal mengeksekusinya setelah bola tendangannya melenceng ke sisi kiri gawang Persis yang dijaga Muhammad Riyandi.

Namun, penalti kedua yang diberikan di menit ke-36 berhasil dikonversi menjadi gol oleh Irsyad Maulana.

Persis membalas menjelang turun minum lewat tendangan Zanadin Fariz pada menit 45+4, sebelum Kodai Tanaka menambah gol kedua di awal babak kedua.

Gol ketiga Persis dicetak Irfan Jauhari di menit 90+1, memperlebar jarak dan memastikan keunggulan.

Gol balasan Ricki Ariansyah di menit 90+7 tak cukup menghindarkan Semen Padang dari kekalahan.

Susunan Pemain dan Kinerja Kiper

Semen Padang menurunkan pemain inti seperti Irsyad Maulana, Angelo Meneses (kapten), dan Cornelius Stewart.

Persis Solo menampilkan Muhammad Riyandi di bawah mistar, dengan Irfan Jauhari, Kodai Tanaka, dan Zanadin Fariz di lini serang.

Penampilan Riyandi cukup solid, termasuk saat menghadapi penalti pertama yang gagal dieksekusi Stewart.

Penulis :
Gerry Eka