Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Kemenangan Spektakuler atas City dan Arsenal: Michael Carrick Bawa Manchester United Kembali ke DNA Era Sir Alex Ferguson

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenangan Spektakuler atas City dan Arsenal: Michael Carrick Bawa Manchester United Kembali ke DNA Era Sir Alex Ferguson
Foto: (Sumber: Pelatih Interim Manchester United Michael Carrick (kanan) dan pesepak bola Matheus Cunha (kiri) berselebrasi usai laga lanjutan Premier League melawan Manchester City di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (17/1/2026). MU berhasil mengalahkan City dengan skor 2-0 dalam partai debut Carrick yang ditunjuk menjadi pelatih interim menggantikan pelatih terdahulu Ruben Amorim yang dipecat. ANTARA FOTO/Reuters/Phil Noble/bar.)

Pantau - Michael Carrick membuka debutnya sebagai pelatih interim Manchester United dengan kemenangan 2-0 atas Manchester City di Old Trafford pada 17 Januari 2026, kemenangan yang disebut-sebut sebagai simbol kembalinya DNA permainan Manchester United seperti di era keemasan Sir Alex Ferguson.

Penampilan Terbaik Manchester United dalam Bertahun-Tahun

Dalam laga tersebut, Manchester United tampil dominan dan solid, mengakhiri rekor tak terkalahkan Manchester City dalam 13 pertandingan di semua kompetisi.

Kemenangan ini menuai pujian dari banyak pihak yang menilai bahwa performa MU sudah lama tidak sebaik itu.

"Itulah gambaran singkat Manchester United dalam 10 sampai 12 tahun lalu. Itu adalah penampilan terbaik mereka dalam bertahun-tahun, bertahun-tahun, bertahun-tahun. Mereka bermain seperti Manchester United-nya Sir Alex Ferguson," ungkap seorang pengamat sepak bola.

Kemenangan tersebut juga menjadi kebangkitan setelah masa kelam yang panjang.

Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, Manchester United telah mengalami periode penuh ketidakstabilan dengan 10 pergantian pelatih, enam di antaranya berakhir dengan pemecatan.

Musim 2024/2025 menjadi musim terburuk dalam sejarah klub sejak 1974, saat MU hanya finis di peringkat ke-15, hanya tiga posisi di atas zona degradasi.

Kini, di pertengahan musim 2025/2026, MU menduduki peringkat keempat dengan 38 poin dari sisa 15 pertandingan, menempatkan mereka di zona Liga Champions.

Carrick Taklukkan Dua Raksasa: City dan Arsenal

Kebangkitan MU tidak hanya terlihat dalam satu laga saja.

Setelah menaklukkan Manchester City, MU kembali membuat kejutan dengan mengalahkan Arsenal 3-2 di Emirates Stadium.

Kekalahan tersebut menjadi kekalahan kandang pertama Arsenal sepanjang musim 2025/2026.

Padahal, Arsenal dikenal memiliki skuad terdalam sepanjang sejarah klub dan belum pernah kalah di kandang musim ini.

Lebih dari itu, Arsenal merupakan pemuncak klasemen Liga Champions musim ini dengan rekor sempurna: tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan.

Kemenangan MU atas Arsenal pun semakin istimewa karena tim asuhan Mikel Arteta tersebut sangat sulit dikalahkan jika sudah mencetak dua gol.

Sejak ditangani Arteta, Arsenal hanya dua kali kalah setelah mencetak dua gol: pertama pada Desember 2021 dan kedua pada Januari 2026, keduanya melawan Manchester United.

Pada laga Januari 2026 itu, Michael Carrick berdiri di sisi lapangan sebagai manajer Manchester United.

"Pertandingan seperti ini adalah laga yang kami impikan. Saat saya datang ke United, pertandingan seperti inilah yang saya tonton di televisi," ungkap Matheus Cunha, pencetak gol kemenangan atas Arsenal.

Cunha sendiri merupakan penggemar Manchester United sejak kecil dan menjadikan era Sir Alex Ferguson sebagai inspirasi.

Legenda MU, Peter Schmeichel, turut memberikan apresiasi atas perubahan permainan yang dibawa Carrick.

"Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, menonton Manchester United bermain sungguh menyenangkan. Terima kasih Carrick," ia mengungkapkan.

 

Penulis :
Ahmad Yusuf