
Pantau - Ekspektasi terhadap Manchester United meningkat setelah tim asuhan Michael Carrick meraih dua kemenangan beruntun atas dua tim teratas Liga Inggris, termasuk satu tim yang selalu menang pada fase awal Liga Champions musim ini.
Dua hasil positif tersebut memunculkan harapan besar di kalangan pendukung bahwa Manchester United tidak akan mengakhiri musim seburuk musim lalu dan berpeluang finis di empat besar klasemen.
Peluang dan Tantangan di Paruh Musim
Sebagian penggemar bahkan mulai percaya Manchester United berpeluang mengangkat trofi liga pada akhir musim, meskipun secara realistis jarak poin dengan pemuncak klasemen masih cukup lebar.
Hingga menjelang pekan ini, Manchester United tertinggal 12 poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen Liga Inggris.
Kondisi tersebut membuat peluang juara tetap sulit, mengingat kompetisi telah berjalan lebih dari separuh musim.
Namun, Liga Inggris musim ini dinilai lebih sulit diprediksi dibandingkan musim-musim sebelumnya.
Arsenal dan Manchester City masih berpotensi kehilangan poin dalam 15 laga tersisa.
Keuntungan lain bagi Manchester United adalah fokus pada kompetisi liga, sementara para pesaingnya harus membagi konsentrasi dengan Liga Champions, Liga Europa, Liga Conference, Piala FA, dan Piala Liga.
Perubahan Atmosfer dan Performa Tim
Atmosfer di dalam tim Manchester United dinilai mulai berubah menjadi lebih positif dan kondusif.
Perubahan tersebut terlihat dalam dua pertandingan terakhir ketika para pemain tampil nyaman dengan formasi yang diterapkan.
Bruno Fernandes kembali ke peran kreator serangan, sementara Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo tampil lebih tajam di lini depan.
Patrick Dorgu juga menunjukkan peningkatan performa saat dimainkan di sayap serangan, meskipun harus absen cukup lama akibat cedera hamstring.
Di lini tengah, Casemiro tampil lebih solid setelah dipasangkan dengan Kobbie Mainoo, yang sebelumnya kurang mendapatkan kesempatan bermain.
Perubahan formasi dengan dua bek tengah yang diapit dua bek sayap juga membuat pertahanan Manchester United dinilai lebih kokoh dibandingkan skema tiga bek tengah sebelumnya.
Kondisi tim yang lebih stabil, minim drama, dan memberikan ruang bagi pemain untuk berekspresi menjadi faktor utama meningkatnya optimisme terhadap performa Manchester United hingga akhir musim.
- Penulis :
- Aditya Yohan







