Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Persija Perbaiki Mental Jelang Hadapi Bali United di Pekan ke-21 BRI Super League

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Persija Perbaiki Mental Jelang Hadapi Bali United di Pekan ke-21 BRI Super League
Foto: (Sumber: Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson (kiri) dan pemain Persija Dony Tri Pamungkas (kanan) menghadiri jumpa pers daring sebelum pertandingan BRI Super League 2025/2026 melawan Bali United, Sabtu (14/2/2026). ANTARA/HO/PERSIJA JAKARTA.)

Pantau - Persija Jakarta fokus memulihkan mental pemain jelang laga tandang pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 melawan Bali United setelah kalah 0-2 dari Arema FC pada pertandingan sebelumnya.

“Persiapan kami memang yang paling penting kami memperbaiki masalah mental yang dalam seminggu ini, ya, kekalahan dari Arema di kandang itu cukup mengganggu,” ujar Ricky Nelson.

Tim pelatih bersama pelatih kepala Mauricio Souza telah melakukan pertemuan internal untuk memastikan kondisi psikologis pemain kembali stabil karena kompetisi masih panjang dan Persija ingin tetap dekat dengan posisi puncak klasemen.

“Sehingga minggu ini tim pelatih dan juga Head Coach menyiapkan tim untuk bagaimana kembali lagi bahwa melihat kompetisi masih panjang dan kita mau berusaha kembali untuk bisa menuju posisi yang kita inginkan yaitu bisa tetap dekat dengan posisi yang pertama. Sehingga, kembali kita harus kuatin mental dan semoga apa yang kita planning, ya, dengan walaupun tanpa Head Coach, pesan-pesan yang sudah diberikan dan juga kita sudah meeting, dan kita siap menghadapi Bali United,” ucapnya.

Mauricio Souza tidak mendampingi tim saat melawan Bali United karena akumulasi kartu kuning namun strategi telah disiapkan.

Skuad Lebih Lengkap

Ricky menyebut kondisi tim lebih komplet dibanding pekan sebelumnya karena Jordi Amat, Alano de Souza, dan Bruno Tubarau sudah kembali tersedia serta tidak ada pemain yang terkena akumulasi kartu.

“Pemain sebenarnya di kondisi lawan Bali jauh lebih komplit ya. Kita sudah ada... sudah ada Jordi (Amat), sudah ada Alano (de Souza), sudah ada (Bruno) Tubarau. Sehingga sebenarnya lebih lengkap dan tidak ada yang akumulasi, ya. Kondisinya malah lebih full sekarang,” ujarnya.

Jean Mota juga sudah mulai berlatih bersama tim namun masih dalam tahap adaptasi.

“Eh, pemain baru semua ready ya. Jean Mota pun sudah bisa berlatih bersama dan ya pasti dia butuh adaptasi. Dia butuh adaptasi. Semoga besok kita lihat situasi apakah dia bisa main atau tidak. Tapi semua pemain baru sudah jauh lebih baik dibanding minggu-minggu lalu karena adaptasinya lebih dapat,” kata Ricky.

Waspadai Kecepatan Bali United

Persija mewaspadai permainan cepat dan transisi Bali United saat tampil di kandang termasuk kecepatan winger Thijmen Goppel.

“Terus kedua... Bali tim yang bagus. Di home dia bermain sangat cepat, dia bermain dengan... dengan transisi. Ya, pemain-pemain seperti nomor 7... 7 ya? 15 apa 7 tuh? Yang (Thijmen) Goppel itu. Ya, winger dia cepat. Dan mereka sangat, apa ya... bermain di home, mereka itu jujur sulit karena kita beberapa tahun ini belum bisa taklukan mereka di home,” ujarnya.

“Jadi, Bali tim yang bagus, kita respect sama mereka tapi kita akan berjuang untuk bisa dapat poin di Bali pada besok hari,” katanya.

Persija saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 41 poin sedangkan Bali United menempati posisi kesembilan dengan 28 poin.

Penulis :
Gerry Eka