
Pantau - Pelatih Real Madrid Álvaro Arbeloa mengakui timnya masih memiliki sejumlah kelemahan yang harus dibenahi setelah kalah 1-2 dari Osasuna pada laga Liga Spanyol Minggu dini hari WIB.
Osasuna unggul lebih dulu melalui gol Ante Budimir sebelum Real Madrid menyamakan kedudukan lewat Vinicius Junior dan Raul Garcia mencetak gol penentu kemenangan tuan rumah menjelang akhir laga.
Arbeloa menyoroti kurangnya kecepatan sirkulasi bola saat menghadapi pertahanan rapat lawan.
“Pada babak pertama, kami sempat cukup menguasai permainan, tetapi kami kurang memiliki kecepatan dalam permainan saat menghadapi pertahanan rendah. Anda harus mengalirkan bola jauh lebih cepat, jika tidak mereka akan dengan mudah bertahan menghadapi Anda,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Ini adalah sesuatu yang harus terus kami perbaiki dan kerjakan. Kami harus mampu menembus dari kedua sisi. Saat ini, sebagian besar permainan kami terfokus di sisi kiri, dan kami juga harus mampu melakukannya di sisi lain; jika tidak, kami akan mudah diantisipasi. Kami harus bekerja keras karena kami memiliki pertandingan yang sangat penting pada hari Rabu,”.
Selain aspek taktik, Arbeloa menekankan pentingnya manajemen kondisi pemain di tengah jadwal padat.
Ia menjelaskan pergantian Federico Valverde dilakukan untuk menghindari risiko cedera setelah sang pemain mengalami sedikit ketidaknyamanan.
“Valverde telah bekerja sangat keras dalam banyak pertandingan berturut-turut dan mengalami sedikit ketidaknyamanan. Ia merasakan apa yang sudah ia alami dalam beberapa pekan terakhir. Benar atau salah, saya memilih untuk tidak mengambil risiko dengan Valverde. Setelah gol terjadi, keputusan itu diambil dengan pertimbangan untuk tidak mengambil risiko dan mencegah kemungkinan cedera,” katanya.
Arbeloa menilai musim masih panjang dan tim memiliki ruang besar untuk berkembang.
“Masih banyak pertandingan tersisa, dan kami memiliki banyak ruang untuk berkembang. Ketika Anda tidak berada dalam kondisi 100 persen, siapa pun bisa mengalahkan Anda. Kami menyadari hal itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Setiap pertandingan tandang akan sangat sulit, lawan mempersiapkan diri dengan matang dan memberikan segalanya saat menghadapi kami. Kami juga harus melakukan hal yang sama,”.
Arbeloa saat ini menggantikan posisi Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid.
- Penulis :
- Gerry Eka








