
Pantau - Persib Bandung menggelar pertemuan dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, di Jakarta pada Selasa (24/3) guna mempererat hubungan bilateral melalui sepak bola.
Pertemuan berlangsung di Aula Utama Wisma Prancis, Menteng, Jakarta Pusat, dan dihadiri jajaran klub serta dua pemain asal Prancis, Layvin Kurzawa dan Andrew Jung.
Pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan bahwa sepak bola memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi lintas negara.
"Sepak bola memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi lintas negara, termasuk dalam membangun hubungan dengan pemerintah maupun sektor swasta," ungkapnya.
Kehadiran Pemain Prancis Perkuat Daya Tarik Klub
Direktur Utama Persib Glenn Timothy Sugita menyebut kehadiran dua pemain Prancis memberikan dampak signifikan bagi tim.
“Hanya tahun ini kami punya kesempatan memiliki dua pemain Prancis di tim. Ini menjadi sebuah kebahagiaan bagi kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kontribusi pemain asing tidak hanya meningkatkan kualitas permainan, tetapi juga membuka peluang kerja sama komersial.
“Bukan hanya karena kami memiliki lebih banyak pemain Prancis di Persib, tetapi juga ada kemungkinan menghadirkan lebih banyak sponsor,” katanya.
Menurutnya, keberadaan pemain internasional dapat memperluas jejaring klub di tingkat global.
Pertemuan Hangat dan Simbol Kerja Sama
Pertemuan diawali dengan penyambutan Dubes Prancis dan berlangsung dalam suasana nonformal dengan interaksi langsung antara pemain dan perwakilan diplomatik.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan jersey Persib bernomor punggung 10 atas nama Penone sebagai simbol persahabatan.
Agenda kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah antara seluruh peserta yang hadir.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Prancis melalui jalur olahraga.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








