
Pantau - Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya setelah kalah 0-1 pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu malam.
Pelatih Persita Carlos Pena menilai kekalahan timnya disebabkan ketidakmampuan memanfaatkan peluang yang tercipta sepanjang pertandingan.
"Sementara kami juga memiliki beberapa peluang namun gagal dikonversi menjadi gol," ungkapnya.
Evaluasi Lini Serang dan Pertahanan Lawan
Carlos menyebut lini pertahanan Persebaya tampil solid sehingga menyulitkan Persita mencetak gol meski telah mencoba membangun serangan melalui penguasaan bola dan transisi.
Persita dinilai tetap mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun tidak berhasil mengubahnya menjadi gol.
Ia juga menegaskan bahwa timnya menunjukkan perkembangan sepanjang musim, terutama dalam mengombinasikan penguasaan bola dengan serangan cepat.
Target Musim dan Fokus Laga Berikutnya
Persita masih memiliki target hingga akhir musim, termasuk mendekati posisi empat besar serta memecahkan rekor perolehan poin klub.
"Kami masih punya delapan pertandingan lagi dan ingin mendapatkan poin semaksimal mungkin," ujarnya.
Pemain Persita Hargianto menyampaikan kekecewaan atas hasil pertandingan tersebut.
"Kami akan melupakan pertandingan ini dan fokus ke laga berikutnya," ungkapnya.
Saat ini Persita berada di posisi kelima klasemen dengan 41 poin.
Pada laga berikutnya, Persita dijadwalkan menjamu Arema FC di Stadion Indomilk Arena pada Jumat malam pekan depan.
- Penulis :
- Gerry Eka









