HOME  ⁄  Sepakbola

Shin Tae-yong Ungkap Kunci Kemajuan Sepak Bola Indonesia, Siapkan Kesempatan Latihan di Korea Selatan bagi 18 Pemain Muda

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Shin Tae-yong Ungkap Kunci Kemajuan Sepak Bola Indonesia, Siapkan Kesempatan Latihan di Korea Selatan bagi 18 Pemain Muda
Foto: Mantan pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong (kiri depan) dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (dua kanan depan) secara resmi membuka kompetisi BliSPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Minggu (25/10/2026).

Pantau - Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menegaskan bahwa pembinaan pemain usia dini secara berkelanjutan dan peningkatan kualitas pelatih menjadi kunci utama untuk memajukan sepak bola nasional.

Hal tersebut disampaikan Shin saat menghadiri pembukaan turnamen BliSPI Youth Cup V 2026 yang memperebutkan Piala Ketua DPD RI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026).

Pelatih asal Korea Selatan itu menilai Indonesia memiliki banyak pemain muda berbakat, tetapi potensi tersebut membutuhkan sistem pembinaan yang terarah agar dapat berkembang secara maksimal.

"Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan sepak bola. Namun, potensi tersebut perlu ditopang sistem pembinaan yang baik dan peningkatan kualitas pelatih usia dini," kata Shin.

Shin juga menyatakan kesediaannya membantu pembinaan pemain muda, termasuk memfasilitasi kesempatan berlatih di Korea Selatan bagi 18 pemain terbaik dari turnamen tersebut.

Shin Tae-yong Tekankan Pentingnya Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Shin Tae-yong menilai keberadaan turnamen sepak bola usia muda memiliki peran penting dalam membangun fondasi sepak bola Indonesia.

Menurutnya, kompetisi seperti BliSPI Youth Cup dapat menjadi wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding.

Namun, ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan kompetisi harus didukung sistem pembinaan yang berkelanjutan.

"Saya melihat potensi yang sangat besar. Indonesia tidak pernah kekurangan bakat. Jika sistem seperti ini dapat dibentuk dengan baik, saya memiliki keyakinan bahwa sepak bola Indonesia dapat berkembang pesat," ujarnya.

Shin menekankan bahwa pemain muda membutuhkan pendampingan yang tepat dan terukur agar kemampuan mereka terus meningkat.

Karena itu, kualitas pelatih usia dini menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam pengembangan sepak bola nasional.

Ia menilai pembinaan yang baik sejak usia muda dapat membantu membentuk fondasi pemain sebelum memasuki jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Mantan Pemain Timnas Diminta Terlibat Membina Talenta Muda

Selain peningkatan kualitas pelatih, Shin Tae-yong menyoroti pentingnya keterlibatan mantan pemain nasional dalam pembinaan sepak bola usia dini.

Menurutnya, pengalaman para legenda sepak bola Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendidik generasi pemain berikutnya.

Shin menyampaikan hal tersebut setelah melihat sejumlah mantan pemain nasional hadir dalam pembukaan BliSPI Youth Cup V 2026.

"Kita bisa lihat di sini hari ini ada banyak legenda sepak bola Indonesia yang hadir. Jika para legenda sepak bola ini bisa banyak mendidik dan membina para pemain muda, sebenarnya fondasi kita akan menjadi lebih kokoh," katanya.

Ia menilai keterlibatan mantan pemain dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan sepak bola nasional.

Shin juga mengingatkan bahwa pengembangan pemain muda masih membutuhkan upaya lebih besar agar kemajuan sepak bola Indonesia dapat berlangsung secara konsisten.

Shin Siap Fasilitasi 18 Pemain Terbaik Berlatih di Korea Selatan

Dalam kesempatan tersebut, Shin Tae-yong menyatakan kesediaannya membantu pengembangan talenta sepak bola muda Indonesia melalui program pendampingan dan pembinaan.

Salah satu bentuk dukungan yang ditawarkan adalah memfasilitasi kesempatan latihan di Korea Selatan bagi 18 pemain terbaik dari BliSPI Youth Cup V 2026.

Kesempatan tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan kemampuan para pemain muda yang menunjukkan prestasi selama turnamen.

Shin juga mengapresiasi dukungan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin terhadap penyelenggaraan kompetisi sepak bola usia dini.

"Dukungan Ketua DPD Pak Sultan diperlukan untuk mengembangkan sepak bola di Indonesia. Kami sudah lama menikmati bola dan kami juga sudah lama mengenal bola. Kami juga sudah berdiskusi dengan baik," ujarnya.

Shin dan Sultan Bachtiar Najamudin turut hadir dalam pembukaan resmi turnamen di Stadion Wibawa Mukti.

BliSPI Youth Cup 2026 Diikuti 2.150 Pemain dari 74 Tim

BliSPI Youth Cup V 2026 diselenggarakan oleh Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BliSPI) pada 25–28 Oktober 2026.

Kompetisi tersebut diikuti sebanyak 2.150 pesepak bola muda yang tergabung dalam 74 tim.

Para peserta bersaing dalam empat kelompok usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-16.

Turnamen tersebut memperebutkan Piala Ketua DPD RI dan menjadi salah satu ajang kompetisi bagi pemain sepak bola usia muda.

Kehadiran Shin Tae-yong, yang juga disebut sebagai pelatih Persija Jakarta dalam penyelenggaraan turnamen tersebut, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para peserta.

Selain menjadi tempat persaingan antartim, turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan perhatian terhadap pembinaan sepak bola sejak usia dini.

Shin menegaskan bahwa potensi besar pemain muda Indonesia perlu diimbangi dengan pelatih berkualitas, sistem pembinaan yang terarah, dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026